11 November 2021

Inilah Penjelasan Hukum Aborsi Dalam Islam

Inilah Penjelasan Hukum Aborsi Dalam Islam

Inilah Penjelasan Hukum Aborsi Dalam Islam - Dear ayah bunda sahabat as shidiq aqiqah mungkin ada yang bertanya-tanya. Bagaimana sih hukum aborsi dalam islam serta penjelasannya menurut ulama ? Ya terkait hal ini Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahullah menjelaskan dalam fatwanya bahwa terkait masalah aborsi perlu dirinci permasalahannya. Karena ini adalah hal yang pelik.

Ulasan Inilah Penjelasan Hukum Aborsi Dalam Islam

Adapun rinciannya adalah sebagai berikut apabila pada 40 hari pertama (terbentuknya nutfah), hal itu dikatakan masih lapang jika memang diperlukan ditempuh jalan untuk aborsi. Sebagai contoh apabila dalam keadaan si wanita atau si ibu masih memiliki bayi yang masih kecil yang perlu diasuh dengan baik dan sangat sulit merawatnya dalam keadaan hamil.

Baca Juga :

Atau bisa juga keadaannya jika apabila si ibu sedang mengalami keadaan sakit yang sangat memberatkan dirinya  jika ia hamil. Kondisi-kondisi semisal ini yang membuat  dibolehkannya untuk aborsi pada 40 hari pertama (saat masih terbentuk nutfah).

Tetapi untuk 40 hari berikutnya ketika telah terbentuk ‘alaqoh (segumpal darah) dan mudghoh (segumpal daging), maka aborsi saat itu lebih berat hukumnya. Wanita boleh menggugurkan kandungan saat itu jika memang benar-benar ada udzur yang membuatnya harus aborsi seperti adanya suatu penyakit berat dan terkait penyakit tersebut sudah ada keputusan dari dokter spesialis (kandungan) bahwa jika ia hamil bisa menimbulkan bahaya besar. Kondisi seperti ini membolehkan adanya pengguguran kandungan karena dikhawatirkan dapat menimbulkan bahaya yang lebih besar nantinya.

Adapun jika aborsi ini dilakukan setelah ditiupkannya ruh yaitu setelah empat bulan, maka hal ini tidak boleh melakukan aborsi sama sekali. Si ibu wajib bersabar sampai bayi tersebut lahir nantinya. Dikecualikan jika ada keputusan dari para dokter spesialis (kandungan) yang terpercaya (bukan hanya satu dokter) bahwa jika tetap tidak digugurkan, maka dapat membunuh ibunya, untuk kondisi satu ini tidak mengapa jika ditempuh jalan untuk melakukan aborsi karena khawatir adanya kematian sang ibu. Hidupnya ibu saat itu lebih utama.

Namun kembali lagi, sekali lagi, aborsi ini boleh dilakukan jika sudah ada keputusan dari para dokter yang kredibel (bukan hanya satu)  yaitu bila tetap hamil malah bisa berujung kematian sang ibu. Jika memang terpenuhi syarat tersebut, maka tidak mengapa ditempuh jalan aborsi insya Allah.

Demikianlah artikel kami mengenai Inilah Penjelasan Hukum Aborsi Dalam Islam semoga bermanfaat!

Inilah Penjelasan Hukum Aborsi Dalam Islam

Recent Posts

Promo Menarik Aqiqah

Awas Anak Yang Belum Aqiqah Masih Tergadaikan

Berqurban Tanpa Batas Dan Berikan Manfaat Kepada Saudara Kita Yang Membutuhkan

poster_mitra komisi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

logo asshidiq

Kontak Kami

+628111106606
Buka Setiap Hari
Jam Buka : 08.00 WIB
Jam Tutup : 21.00 WIB
Pesan Sekarang
© 2021 As Shidiq Aqiqah Incorporated. All rights reserved

___noise___ 1000
×

Terimakasih Sudah Memepercayakan Kami

There was an error while trying to send your request. Please try again.

As Shidiq Aqiqah will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.

Ingat Anak Yang Belum Aqiqah Masih Tergadai ! Free Test Food Aqiqah Dengan Mengisi Form Berikut.

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram