10 Juni 2021

Awas jangan Sampai keliru ketika anak terjatuh dengan Ucapan "Tidak apa-apa"

Awas jangan Sampai keliru ketia anak terjatuh dengan Ucapan Tidak apa-apa

Awas jangan Sampai keliru ketia anak terjatuh dengan Ucapan "Tidak apa-apa"

Assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh ayah bunda sahabat as shidiq aqiqah. Ketika anak sedang bermain atau keluar rumah dan mereka terjatuh dan luka ringan di bagian tubuh mereka. Pasti semua orang tua ingin agar anak mereka tidak merasakan kecemasan yang berlebihan seperti menangis dan merasakan sakit, kebanyakan orang tua pasti sering bilang ke anak mereka dengan kata tidak apa-apa jangan menangis itu hanya luka kecil. Akan tetapi dengan kata-kata itu ayah bunda sebenarnya kurang tepat dalam memberi kata-kat ini. Yuk cari tahu alasan yang tepat saat anak kecil mengalami luka atau sedang mengalami masalah.

Sementara wajah anak kesakitan sekaligus kebingungan. Orangtua memang tak suka melihat kesedihan dan kesakitan di wajah anak dan buru-buru ingin membuatnya nyaman. Ternyata mengabaikan rasa sakit anak dan langsung menenangkannya bukanlah hal tepat.

Baca Artikel Lainnya :

“ Pertama-tama, orang tua harus menyatakan yang jelas dengan membuat pernyataan seperti, 'bunda melihat kakak/adik jatuh dari sepeda ' atau 'ayah tahu kakak/adik takut ketika jatuh,'. Validasi apa yang dirasakan anak dengan mengatakannya, bukan mengesampingkannya,”dikutip dari PureWow.

Hal itu sangat penting karena anak baru saja mengalami cedera lutut. Mereka tak mungkin mengatakannya secara gamblang apa yang dirasakan dan ditakuti karena mungkin malu atau sakit. Meski demikian, kondisi anak perlu dipahami dan mereka butuh hal itu.

Validasi Perasaan Anak

Setelah menyatakan dengan jelas, beri tahu anak bahwa kita akan membantunya dan selalu di samping mereka. Cari tahu juga detail lukanya, apakah parah atai tidak, hindari menunjukkan kepanikan.

“Anak-anak meniru apa yang mereka lihat. Jika mereka melihat orangtua dengan reaksi ketakutan maka mereka akan belajar bahwa 'jatuh' atau 'terluka' adalah hal yang menakutkan dan mereka akan mulai mengasosiasikan keduanya. Malah jadi histeris," kata Dr. Karol.

Ia menyarankan untuk tetap tenang dan mencari solusi. Tak masalah jika anak menangis kesakitan, cukup peluk dan beri ketenangan dan katakan lukanya akan diperiksa.
Penting untuk memvalidasi perasaan anak dan bukan mengabaikan atau merendahkannya dengan mengatakan 'ah gitu saja nangis'.

Hal tersebut malah akan menimbulkan 'luka' pada mentalnya. Justru kita harus mengajarkan dalam situasi tersebut tetap tenang, tidak panik dan berusaha mendengarkan dan mencari tahu apa yang anak rasakan.

Anak Selalu Menangis Setelah Bangun Tidur? Yuk ayah bunda bagaimana cara mengetahui sebabnya


Sementara wajah anak kesakitan dan kebingungan. Orang tua tidak suka melihat kesedihan dan rasa sakit di wajah anak-anak mereka dan bergegas untuk membuat mereka nyaman. Ternyata mengabaikan rasa sakit anak dan langsung menenangkannya bukanlah hal yang benar.

Tidur merupakan momen penting bagi tumbuh kembang anak, juga kesehatan fisik dan psikologisnya. Memiliki tidur yang berkualitas tentu akan berdampak positif bagi anak.

Baca Artikel lainnya :

Sayangnya, tidak semua anak bisa mendapatkan tidur yang berkualitas. Ada anak yang saat bangun rewel, cemberut dan menangis atau memiliki perubahan suasana hati. Sebagai orang tua, tentu saja, ini sangat membingungkan.

Jika terjadi sangat sering mungkin ada masalah psikologis atau fisik pada anak. Berikut beberapa penyebabnya:

Waktu tidur kurang

Kurang tidur dan merasa lelah mungkin bukan masalah besar bagi orang dewasa. Sayangnya, anak kecil tidak bisa memahami hal ini. Ketika mereka merasa bahwa mereka memiliki lebih sedikit tidur dan tubuh mereka masih lelah, anak akan protes. Beberapa bentuk protes umum mengerutkan kening, tidak ingin melakukan apa-apa, dan tersenyum untuk sementara waktu dan kemudian menangis lagi.

Obstructive Sleep Apnea (OSA)

"Kondisi suasana hati berayun pada anak bangun tidur harus dilihat. Karena ini juga dapat menyebabkan kondisi lain, seperti apnea tidur obstruktif," dikutip dari KlikDokter.com

OSA merupakan gangguan pernapasan yang terjadi saat si kecil terlelap. Gejalanya, anak beberapa kali mengalami henti napas dan bikin ia sering terbangun. Karena kondisi tersebut, waktu tidurnya kurang dan anak jadi rewel.

Waktu Tidur Terlalu Lama

Sama halnya dengan kurang tidur, reaksi negatif si kecil juga bisa muncul bila terlalu lama tidur. Seiring bertambahnya usia, waktu tidur anak memang akan berkurang. Apabila anak balita diberikan waktu tidur yang durasinya seperti batita, ia malah cenderung rewel ketika terbangun.

Rasa Takut saat Terbangun

Anak biasanya merasa cemas dan takut ketika mereka bangun sendirian di kamar mereka. Ketika anak bangun tidur, biasanya orang tua telah melakukan berbagai kegiatan, seperti membuat sarapan atau bersiap-siap untuk bekerja.

Tidak memiliki orang lain di ruangan itu membuat si kecil merasa tidak aman dan akhirnya menangis. Balita tidak terbiasa bangun tanpa hadir orang tua mereka. Namun, seiring bertambahnya usia, kondisi ini akan hilang dengan sendirinya.

Rasa Tidak Nyaman

Rewel ketika anak bangun tidur juga dapat disebabkan oleh ketidaknyamanan karena lingkungan sekitar. Misalnya, dia menangis dan marah pada dirinya sendiri karena kasur atau pakaian basah dengan keringat. Selain itu, ruangan yang terlalu panas juga bisa membuat anak rewel.

Demikianlah artikel kami mengenai Hati-Hati 3 Komplikasi Persalinan Yang Sering Terjadi ! semoga bermanfaat !

Ayah bunda sahabat as shidiq aqiqah sedang mencari jasa aqiqah terpercaya dan bergaransi yang terletak di Jakarta dan tangerang yuk kunjungi website kami jasa aqiqah jakarta dan tentunya paket aqiqah yang kami tawarkan sangatlah rekomendasi untuk sahabat as shidiq aqiqah atangerang juga kami menyediakan paket terbaik untuk para sahabat as shidiq aqiqah paket aqiqah jakarta

Hati-Hati 3 Komplikasi Persalinan Yang Sering Terjadi !

akikah aqiqah aqiqah anak kembar aqiqah anak yatim aqiqah bergaransi aqiqah diri sendiri dalam islam aqiqah hari ke 7 aqiqah jakarta aqiqah jakarta selatan aqiqah jaksel aqiqah murah aqiqah petukangan aqiqah praktis aqiqah rekomendasi aqiqah terbaik aqiqah terdekat aqiqah terpercaya as shidiq aqiqah bolehkah aqiqah diri sendiri ? cabang as shidiq aqiqah cara aqiqah anak kembar hikmah aqiqah hukum aqiqah hukum aqiqah diri sendiri hukum hakim anak kembar hutang aqiqah jasa aqiqah jasa aqiqah jakarta manfaat aqiqah nama bayi islami paket aqiqah paket aqiqah bekasi paket aqiqah bintaro paket aqiqah depok paket aqiqah jakarta paket aqiqah jaksel paket aqiqah murah paket aqiqah tangerang parenting islami pelaksanaan aqiqah anak yatim popmama rahasia aqiqah rangkaian aqiqah sunnah aqiqah waktu aqiqah

Recent Posts

Promo Menarik Aqiqah

Awas Anak Yang Belum Aqiqah Masih Tergadaikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

logo asshidiq

Kontak Kami

+628111106606
Buka Setiap Hari
Jam Buka : 08.00 WIB
Jam Tutup : 21.00 WIB
Pesan Sekarang
© 2021 As Shidiq Aqiqah Incorporated. All rights reserved

×

Terimakasih Sudah Memepercayakan Kami

There was an error while trying to send your request. Please try again.

As Shidiq Aqiqah will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.

Ingat Anak Yang Belum Aqiqah Masih Tergadai ! Free Test Food Aqiqah Dengan Mengisi Form Berikut.

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram