Inilah Maksud Anak Yang Belum Aqiqah Tergadaikan – Dear ayah bunda sahabat as shidiq aqiqah (jasa aqiqah jakarta selatan). Mungkin diantara ayah bunda ada yang seringkali mendengar bahwa anak yang belum diaqiqahkan masih tergadaikan. Lantas apasih maksud dari hadits nabi berikut yang berbunyi.
Ulasan Inilah Maksud Anak Yang Belum Aqiqah Tergadaikan
Apa maksud dari hadits Nabi Muhammad SAW “Setiap anak yang baru lahir tergadai (menjadi tanggungan) dengan aqiqanya sampai disembelih (aqiqah) itu untuknya pada hari ketujuh, dicukur dan diberi nama.” (HR. Ahmad, Imam Empat dan Disahkan oleh At-Turmudzi)
Baca Juga :
- Manfaat Menabung untuk Pasangan Baru Menikah, Kunci Rumah Tangga Anti Panik Finansial
- Hyper-Parenting Fatigue: Mengapa Mengejar ‘Perfect Parenting’ Justru Merusak Mental Ibu?
- Mengenal Eggshell Parenting: Ciri, Dampak, dan Cara Putus Siklus demi Mental si Kecil
- Makna Potong Rambut Saat Aqiqah: Ritual Pembersihan dan Simbol Prestigius Orang Tua
- Makna Aqiqah dalam Islam: Lebih dari Sekadar Tradisi
Hadits di atas memberikan dasar pada kita semua bahwa setiap anak yang baru lahir masih tergadai atau menjadi tanggungan orang tuanya yang berharta dan mampu untuk mengaqiqahkan. H. Sulaiman Rasyid dalam bukunya fikih Islam beliau berpendapat bahwa maksud dari kata “Tergadai” adalah jika anak itu meninggal dunia saat masih kecil dan belum diaqiqahi, sedangkan orang tuanya mampu untuk mengaqiqahkan putranya, maka besok pada hari kiyamat anaknya tidak dapat memberikan pertolongan (mendo’akan orang tuanya kepada Allah)
saat orang tuanya membutuhkan do’a anak-anaknya. Dalam kitab Busra al-Karim Bab Aqiqah, disebutkan bahwa maksud dari kata tergadai adalah jika anak itu meninggal dunia dan belum diaqiqahkan, maka anak itu kelak hari kiyamat tidak dapat memberi syafaat kepada kedua orang tuanya.
Demikianlah artikel kami mengenai Inilah Maksud Anak Yang Belum Aqiqah Tergadaikan semoga bermanfaat!