tata-cara-aqiqah-menurut-islam

Aqiqah merupakan suatu pelaksaan ibadah yang sangat suci sekali bagi umat islam. Maka dai itu ada baiknya bagi Anda untuk lebih mengetahui bagaimana Aqiqah itu dilaksanakan. Para ulama telah sepakat untuk pelaksaan aqiqah dilakukan pada hari ketujuh dari kelahiran si kecil. Hal ini berdasarkan sabda Nabi Muhammad SAW yaitu “ Seorang anak terikat dengan aqiqahnya. Ia disembelihkan aqiqah pada hari ketujuh dan diberi nama” (HR. al-Tirmidzi)

Lalu bagaimana bagi yang tidak bisa melaksanakan aqiqah di hari ketujuh ? Prinsip ajaran Islam adalah agama yang selalu mempermudah umatnya, Anda dapat melaksanakannya di hari ke 21 atau bila belum bisa melaksanakannya, dapat dilaksanakan kapanpun semampu Anda. Sesuai yang dikatakan Imam Malik yaitu “Pada dzohirnya bahwa keterikatannya pada hari ketujuh atas dasar anjuran, maka sekiranya menyembelih pada hari keempat, kedelapan, kesepuluh atau setelahnya Aqiqah itu telah cukup”

Mengenai syarat dan tata cara dalam pelaksanaan aqiqah, muncullah beberapa pertanyaan berikut ini

Daging Aqiqah Mentah Atau Dimasak ?

Ketika melaksanakan aqiqah banyak yang selalu bertanya apakah lebih baik mengaqiqah dengan daging mentah atau daging yang sudah dimasak. Menurut Hadits Aisyah ra disarankan untuk menggunakan daging yang sudah dimasak tanpa mematahkan tulang tulangnya.

Daging aqiqah diberikan kepada siapa saja ?

Menurut QS. Al Insan : 8 daging aqiqah diutamakan untuk diberikan kepada tetangga sekitar rumah, fakir miskin dan anak yatim piatu. Bila Anda memiliki banyak daging aqiqah yang tersisa, anda diperbolehkan untuk memberikan kepada orang non-Muslim dalam rangka dakwah. Disunahkan pula untuk memberikan kaki hewan aqiqah Anda kepada bidan atau perawat yang menyambut kelahiran anak Anda.

Jumlah hewan yang dibutuhkan untuk aqiqah ?

Sesuai dengan sabda Rasulullah yaitu untuk bayi laku laki beraqiqah 2 kali atau menyembelihkan 2 ekor kambing yang setara. Sedangkan untuk bayi perempuan hanya diwajibkan 1 ekor kambing. Namun bila tidak memungkinkan atau bagi yang tidak mampu untuk menyembelih 2 ekor kambing, tidak masalah untuk menyembelih hanya 1 ekor kambing.

Haruskah aqiqah menggunakan hewan jantan ?

Aqiqah tidak memiliki persyaratan dalam jenis kelamin hewannya. Jantan atau betina dapat dijadikan sebagai hewan qurban. Akan tetapi disarankan untuk menggunakan hewan jantan agar mencegah hewan aqiqah hamil saat dalam pemotongan.

Hewan yang layak untuk aqiqah ?

Dalam pemilihan hewan harus benar benar diperhatikan. Pastikan jasa aqiqah yang Anda percayai untuk menggunakan kambing yang sehat, baik dan tidak cacat. Semakin besar dan gemuk  kambing yang Anda gunakan akan semakin baik

Setelah Anda mengetahui syarat dan tata cara dalam pelaksanaan aqiqah menurut islam. Anda dapat mempercayakan Asshidiq Aqiqah sebagai jasa aqiqah yang menggunakan tata cara islam dan menggunakan hewan yang selalu sehat.