26-pelaksanaan-aqiqah

Pada dasarnya aqiqah adalah bentuk syukur atas kelahiran adalah pengurbanan hewan dalam syariat islam, sebagai bentuk rasa syukur atas kelahiran seorang anak. Pelaksanaan aqiqah yang baik di lakukan pada hari ke 7 setelah kelahiran sang anak, karena setiap anak lahir ke bumi tergadai dengan hewan aqiqah nya dan di sembelih pada hari ke 7 setelah kelahiran seorang anak.

Jika aqiqah tidak dilakukan pada hari ke 7 bisa juga di laksanakan pada hari ke 14 hingga hari ke 21. Namun ika setelah 3 minggu tetap tidak mampu melaksanakannya maka kapanpun pelaksanaanya jika sudah mampu, dan pelaksanaan aqiqah juga dapat dilakukan sebelum hari ke 7 setelah kelahiran anak.

Namun apabila bayi yang telah dilahirkan meninggal dunia sebelum hari ketujuh setelah kelahirannya di sunahkan untuk melakukan aqiqah, bahkan jika  bayi yang masih didalamm kandungan telah keguguran setelah berusia 4 bulan juga di sunahkan untuk melakukan aqiqahnya.

Karena aqiqah adalah kegiatan yang sudah menjadi tanggungjawab yang harus di laksanakan bagi orang tua sang bayi terutama ayahnya. Jika sang ayah tidak mampu melaksanakan aqiqah untuk anak nya hingga anaknya tumbuh dewasa, maka sangat diperbolehkan untuk anaknya melaksanakan aqiqah untuk dirinya sendiri.

Selain melakukan aqiqah dengan cara menyembelih sendiri hewan yang akan di aqiqahkan, para orang tua yang ingin melaksanakan aqiqah juga dapat menggunakan jasa aqiqah agar memudahkan dalam mejalankan ibadah aqiqah anak anda. Salah satu jasa aqiqah yang baik dan sesuai ajaran islam adalah assidiq aqiqah yang akan memberikan fasilitas jasa aqiqah dengan biaya yang murah dan terjamin kualitas bahan bakunya.