6-cara-melatih-anak-bangun-pagi-580x400

Menanamkan Kebiasaan bangun pagi pada anak adalah sesutu yang sangat penting untuk kedisiplinan anak, bagimana cara nya untuk membisakan anak bangun pagi itu berikut kita akan membahasnya

Memasangkan Alaram

Alarm adalah salah satu cara ampuh untuk membangunkan anak, tidak hanya anak mungkin salah satu dari kita juga masih seperti itu. Telah tertanam dalam benak kita sejak kecil, bahwa alarm adalah salah satu alat untuk membangunkan setiap orang. Mungkin anda termasuk salah satu keluarga sibuk dan tidak ada waktu untuk membangunkan anak. Alarm adalah solusinya. Berikan sugesti pada anak bahwa setiap alarm berbunyi pertanda dia harus bangun. Maka seiring dengan usia, si kecil akan terbangun dengan suara alarm. Dampak negatifnya, mungkin anak akan ketergantungan pada pemasangan alarm. Namun ini hanya menjadi solusi terakhir.

jadwalkan Secara Teratur

Jadwalkan diri anda untuk bangun 1 jam lebih awal dari anak-anak anda. Sediakan sarapan untuk anak-anak, tidak hanya anak tetapi juga untuk suami anda. Siapkan hal-hal yang harus anda siapkan untuk anak, seperti seragam, buku-buku, dan tugas-tugasnya. Ketika semua sudah selesai, anda dapat bangunkan anak anda pada jam yang telah ditentukan. Hal ini harus menjadi kebiasaan untuk diri anda dan anak anda. Sehingga ketika terjadi hal-hal yang diluar dugaan, masih tersedia waktu sebelum bel sekolah berbunyi.

Anak Harus Tidur Cukup

Cukup anda ketahui bahwa seiring dengan usia anak, maka waktu tidurnya pun akan mengalami perubahan. Pada umur balita, anak membutuhkan waktu 13 jam tidur, batita sekitar 12 jam tidur, anak umur 5-12 tahun membutuhkan 10-11 jam tidur, dan 10-18 tahun membutuhkan 8-9 jam tidur. Untuk mendapatkan jam tidur yang cukup, anda dapat memberikan cerita saat menjelang tidur, atau bermain terlebih dahulu hingga anak merasa lelah dan pasti ingin istirahat lebih cepat.

Tidur Lebih Awal

Para orang tua bisa mengajak anak tidur lebih awal sehingga anak dapat bangun lebih awal juga. Usahakan lebih cepat 30 menit dari biasanya. Anda dapat mulai kenakan piyama atau baju tidur pada anak, lalu membuat anak nyaman. Anda sempatkan diri untuk membacakan cerita, mengobrol tentang hal-hal yang membangun kreatifitas otak anak selain itu tidak lupa juga untuk mematikan barang-barang elektronik seperti TV, HP, komputer dan lain sebagainya agar sorot mata anak hanya terpaku pada anda.

Usahakan Anak Bangun Dengan Sendirinya

Biasakan 10 menit sebelum anak bangun, anda mulai nyalakan lampu kamar, buka pintu, dan jendela agar anak terkena sinar matahari dan mendengar suara kicauan burung, kendaraan lalu lalang dan suara-suara dipagi hari. Hal ini membuat anak anda bangun secara alami tanpa harus membuat kegaduhan. Kehebohan yang anda buat dapat berpengaruh pada psikologi anak. Seperti halnya hal yang biasa dilakukan, maka kehebohan pun akan menjadi suatu hal biasa jika anda terus-terusan heboh membangunkan anak. Contohnya, menjerit-jerit, memasang musik keras, atau membuat suara bising dekat telinganya. Hal ini hanya membuat anak jengkel, dan alhasil setiap pagi terdapat fikiran negatif yang tertanam secara tidak sengaja ketika beranjak dewasa, anak anda akan susah dibangunkan.

Cerialah

Pagi hari adalah saat dimana otak sangat segar Setiap orang memburu banyak hal dipagi hari, contoh sinar UV, udara segar, begitupun fikiran segar. Maka dari itu, tanamkan mulai dari sekarang untuk pasang senyuman dan berikan energi positif untuk anak anda. Contohnya seperti pujian dan pelukan hangat dari anda dan suami. Jika anak bersikap kurang enak, anda dapat balas dengan perbuatan yang positif. Bagaimanapun anak akan menjadi potocopy-an diri anda. Fikiran positif sejak dini sangat berpengaruh terhadap masa depannya kelak.

Berikan Penghargaan

Untuk anak yang susah bangun pagi, dapat anda siasati dengan memberikan hal yang dia suka. Sejenis kompetisi, namun harus diingat kompetisi ini hanya bersifat mengawali saja guna memancing kebiasaan bangun pagi. Anda tau hal-hal yang disukai anak, jadikan itu sebuah dorongan. Contohnya, untuk anak (jika anaknya lebih dari 1) yang bangun lebih awal dapat sarapan lebih banyak. Atau bila anda memiliki 1 anak, janjikan dia untuk diberi waktu nonton TV lebih lama bila dia bisa bangun pagi. Atau hal-hal yang anak sukai. Rata-rata merubah kebiasaan butuh waktu 3 bulan untuk seorang remaja, namun untuk anak kecil terbilang membutuhkan waktu lebih sedikit. Maka dari itu, kompetisi ini tidak diharuskan dilakukan setiap hari.