cara-menghafal-al-quran

Assalamualaikum Ayah bunda. Anak adalah karunia yang Allah berikan kepada kita dan menjadi rezeki termahal yang semua orang belum tentu bisa memilikinya, sebab hanya dengan kehendakNyalah anak bisa kita dapatkan.

Sebagai orang tua sudah menjadi kewajiban untuk membesarkan dan mendidiknya menjadi anak yang soleh dan solehah supaya kelak bisa menjadi anak yang patuh dan hormat kepada orang tuanya, apalagi jika anak yang kita didik memiliki ilmu yang tinggi dan bisa menjadi penghafal Al-quran atau disebut juga dengan hafiz atau hafizah.
Dalam mempelajari dan menghafal Alquran sangatlah tidak mudah, karena diperlukan trik dan cara yang baik untuk melakukannya, apalagi untuk usia kanak-kanak. Dari penelitian memang anak akan sangat mudah sekali menerapkan apa yang diajarkan oleh orangtuanya, karena otak pada masa kanak-kanak sedang dalam masa pertumbuhan sehingga akan sangat mudah sekali jika kita mengajarkan apa saja untuknya. Akan tetapi anak sering sekali merasa bosan dengan hal-hal yang monoton seperti untuk menghafal Alquran. Oleh karena itu Bunda atau ayah harus pandai-pandai mencari cara supaya anak bisa menghafal Alquran dengan senang dan tidak monton.

Berikut adalah sebuah tips yang disampaikan oleh Syeikh kita Abu Hudzaifah semoga Allah menjaganya mengajarkan kepada anak-anak didiknya secara tidak langsung, dan cara ini terbukti karena beginilah ulama-ulama salaf mendidik anak-anak mereka.
Ketika Syeikh mengajarkan anaknya dalam menghafal al-qur’an atau yang lain, setelah ana perhatikan ternyata masyaallah, cara yang sungguh menakjubkan dan murah tanpa biaya, akan tetapi hal ini membutuhkan peran dari ortua.

  • Cara Menghafal

Perumpamaan anak dalam menghafal itu bagaikan menulis di sebuah batu yang ketika sudah tertulis / terukir di sebuah batu maka sulitlah hilang dan lenyap, oleh karena itu suruh dan didk mereka dengan menghafal.

Caranya sebag ibu/bapak/kaka/tante/paman/saudara-saudara lainnya bacakan kepada anak dalam satu hari 1 ayat al qur’an dan suruh anak-anak untuk menglangnya. Teruskan sampai 20x kali baca dan anak menirukan, sebagai contoh: seorang ibu/bapak membaca surat An-nas ayat pertama “qul a’udu birabbinas” dan anak menirukan apa yang bapak dan ibu bacakan. Diusakan 20x atau 50x, semakin banyak pengulangan semakin lama pula hafalan merekat di otak. Dan setelah itu suruh anak membaca tanpa mendengarkan drai ibu / bapak dan suruh anak mengulang 5 kali. Dan begitu setiap hari sampai ketika kita orang tua mengetahui bahwa anak kita mampu menghafal lebih dari 1 ayat. Maka di tambah dengan 2 ayat, 3 ayat sampai 1/2 halaman 1 halamman dan seterusnya. Tapi bagusnya sedikit demi sedikit jangan terburu -buru. Waktu yang paling bagus dalam menghafal adalah di pagi hari.

  • Cara Murajaah / Mengulang Hafalan

Cara mura ja’ah setelah anak sudah hafal satu atau beberapa ayat yang di hafalkan adalah dengan  menyuruh anak-anak menyetorkan pada bapa/ibu atau tante /paman dan ini dilakukan setiap habis menghafal dan setiap sore, terus sampai seterusnya. Dan yang istiqamah setiap hari dan berikan hari  libur padanya 1 hari misal hari jum’at.

  • Cara Murajaah Hafalan yang Banyak

Ketika anak hafal satu surat, maka dia harus murajaah/mengulang hafalan  yang baru di hafal dan satu surat yang telah di hafal. Bagaimana kalo 5 surat jangan paksa anak-anak untuk murajaah yang banyak kalo belum terbiasa. Usahakan murajaah hafalan yang baru dan 3 surat atau 2 surat sehari. Bagaimana kalo hafalan anak sudah 1 juz? disuahakan suruh anak murajaah hafalan yang baru dan 1/4 juz 1 hari. Bagaimana kalo hafalan anak 3 juz? Biasakan anak murajaah setiap hari 1 juz dan hafalan yang baru.
Seperti inilah Syeikh kita Abu Hudzaifah al-liby mengajarkan kepada anak-anaknya. Dan begitu juga para pengajar kita di markaz bani dobyan Yaman. Insyaallah sekiranya ini dilakukan rutin setiap hari anak-anak akan menyelesaikan hafalan al qur’an 30 juz.