mensholati-jenazahShalat bagi umat muslim adalah suatu kewajiban yang harus dilakukan tanpa terkecuali, baik dalam keadaan susah, sakit bahkan dalam perjalanan jauh,tak ada alasan sibuk ataupun sakit Nabi muhammad SAW orang yang paling sibuk masih tetap bisa sholat nabi Ayub as di uji Allah dengan sakit yang masih tetap menjalakan perintah Allah, Selama masih bisa bernapas maka tak ada alasan manusia untuk meninggalkan shalat. Shalat adalah tiang agama, penolong manusia setelah kehidupan di dunia yaitu akhirat.

Orangtua, keluarga bahkan pasangan yang kita cintai tak akan mampu menolong kita kelak di akhirat selain shalat, dan bahkan bila kita tidak shalat malah menjadi beban bagi kedua orang tua kita di akhirat apakah kita tidak ada hati nurani sudah didunia kita menyusahkan mereka di akhirat pun kita menyusahkan mereka pula karena kita tidak shalat.  Amalan pertama yang akan dihisab dan dipertanyakan malaikat adalah shalat.

Usia yang telah diberikan Allah kepada manusia dilakukan untuk apa jika shalat lima waktu yang hanya dilakukan paling lama 10 menit ditinggalkan begitu saja. Malu rasanya jika segala kebutuhan dan keinginan kita diberikan dengan cuma-cuma tanpa terkecuali oleh Allah, sedangkan perintah yang hanya dilakukan lima kali saja kita tinggalkan.

Semoga Allah memberikan kita hidayah betapa shalat jadi perintah yang diwajibkan oleh Allah SWT.

Shalatlah kamu dibelakang imam sebelum dishalatkan didepan iman

Kalimat tersebut menyadarkan kita bahwa shalat berjamaah dan berdiri di belakang iman menjadi sangat penting sebelum kita berada di posisi paling depan dalam keadaan kaku tak bernyawa dan tak mampu mengikuti gerakan imam. Kita berada di depan bukan sedang memimpin shalat berjamaah tapi kita sedang dishalatkan oleh sanak saudara, kerabat dan pasangan yang sangat kita cintai selama didunia.

Tak ada yang dapat kita lakukan selain pasrah dan memohon doa dari mereka-mereka yang masih hidup.

Hanya aku & amalanku di sini nanti

Semegah apapun rumah kita didunia tetaplah tempat kembali dan rumah yang sebenarnya adalah tanah yang hanya memiliki panjang tak lebih dari dua meter. Pengap dan gelap akan menemani kita dialam sana, hanya shalat, amalan-amalan baik serta doa anak shalehlah yang akan menemani dan menerangi kita di alam yang hakiki setelah kita berjuang keras selama hidup di dunia.

Kita berasal dari tanah dan akan kembali ke tanah !

 Kerja itu cuma selingan sambil nunggu waktu shalat

Terkadang kita lengah dengan kesibukan di kantor, pekerjaan yang menumpuk membuat kita menjadi lupa waktu shalat, tidak mendengar azan berkumandang dan sering menundanya. Padahal Allah hanya meminta waktu sibuk kita tak lebih dari 10 menit hanya untuk sekedar mengadu dan bercengkrama denganNya, menjalankan perintahNya lalu kita dapat kembali melanjutkan pekerjaan dengan semangat baru.

Sesungguhnya lelah yang kita hadapi selama bekerja akan terasa ringan jika kita adukan semua permasalahan yang kita hadapi hanya kepada sang pemiliki petunjuk.

 Cowok keren itu yang ringan melangkahkan kaki ke mesjid

Anak muda zaman sekarang sedang hobi melakukan traveling seperti mendaki gunung, tingginya gunung tak menghentikan langkah mereka demi menggapai keindahan puncak di atas sana. Dengan penuh semangat dan jerih payah, mereka mati-matian berjuang bahkan tak sedikit yang meregang nyawa di sana. Namun bagaimana dengan perintah Allah? Allah tidak meminta kita untuk membawa beratnya carrier, mendaki puncak yang terjal serta tidak membutuhkan dan tidak meminta sepeser pun uang kita untuk membeli tiket kereta ataupun surat izin naik gunung.

Allah hanya meminta kita untuk bangun di kala azan subuh berkumandang, Allah hanya meminta kita berjuang melawan rasa kantuk dengan cara mengambil wudhu dan menggelar sajadah lalu melaksanakan shalat subuh. Hanya itu yang Allah pinta, apakah berat? apakah sulit? Coba renungkan

 Sudah siapkah sekiranya kita dibangkit nanti di padang mahsyar?

Jika ditanya apakah kita sudah siap mati? Pasti semua manusia akan menjawab belum, kita tidak tahu apakah amalan-amalan kita selama ini diterima oleh Allah, apakah dosa kita sudah diampuni oleh Allah? Dan masih banyak pertanyaan lainnya.

Jangan Sia Siakan Hidup Yang Sementara Untuk Hidup Yang Kekal Abadi

 Hidup di alam dunia hanya lah 60 70 tahun sedangkan di alam akhirat kekal abadi 1 hari di dunia hitungan di akhirat 1000 tahun ,apakah kita terpedaya akan kenikmatan dunia yang sampai melalaikan diri kita sholat padahal kenikmatan akhirat itu kekal abadi dan apakah kita tidak  takut tidak melaksanakn sholat, Telah diriwayatkan bahwasanya Nabi SAW bersabda :”Barang siapa yang menyepelekan sholat (menggampangkan sholat), maka Allah akan menyiksanya dengan lima belas macam siksaan; enam siksaan di dunia, tiga siksaan ketika menjelang mati, tiga siksaan dialam kubur dan tiga siksaan ketika keluar dari alam kubur”. (Qurtubi(Qurratul ‘uyun: hlm.2))

 

Kita dapat ambil inti sari dari ayat ini, bahwa kita wajib menyembah Allah dan wajib menegakkan sholat untuk mengingatNya dan jangan sampai kita terpedaya oleh orang-orang yang tidak beriman dan orang-orang yang hanya mengikuti hawa nafsunya saja hingga berani mengabaikan sholat. Tidak takut dengan murkanya Allah, padahal Allah telah berulang kali mengingatkan kita karena Allah sayang pada hamba-hambanya.