Sariawan atau dalam bahasa kedokteran disebut dengan stomatitis merupakan radang yang terjadi pada mukosa (pipi bagian dalam) mulut, biasanya berupa bercak putih kekuningan. … Sariawan dapat menyerang selaput lendir pipi bagian dalam, bibir bagian dalam, lidah, gusi, serta langit-langit dalam rongga mulut.

Sariawan dapat pula terjadi pada bayi  Bila bayi Anda tiba-tiba tidak mau minum atau menolak disusui, bisa jadi ada sariawan di rongga mulutnya. Anda perlu tahu apa yang menyebabkannya dan bagaimana mengatasinya.

Apa Penyebab Sariawan pada Bayi

  1. Infeksi jamur Candida albicans yang sering menyebabkan bercak putih pada lidah dan area mulut bayi. Infeksi ini juga disebut dengan istilah oral thrush. Kondisi ini biasanya tidak menyebabkan masalah untuk kesehatan bayi. Hanya saja jika terjadi terlalu parah maka infeksi bisa menyebar ke bagian lapisan mulut bayi.
  2. Bayi Anda memiliki sistem kekebalan tubuh yang masih lemah atau belum matang. Bayi dengan kelahiran prematur memiliki resiko bayi terkena kuman dan infeksi sangat tinggi. Bayi yang lahir dengan kondisi prematur akan lebih rentan terkena infeksi sariawan mulut
  3. Bayi Anda tidak memiliki antibodi yang cukup kuat sehingga lebih mudah terkena infeksi, termasuk infeksi penyebab sariawan.
  4. Pemberian antibiotik yang bisa menyebabkan bakteri sehat dalam mulut bayi berkurang banyak. Hal ini akan memicu reaksi pertumbuhan jamur yang menyebabkan sariawan. Karena itu pemberian antibiotik untuk ibu menyusui dan bayi harus berdasarkan resep dokter.

Cara Mengatasi Sariawan Pada Bayi

Sariawan sebenarnya dapat hilang dengan sendirinya sekitar 7-21 hari, sementara rasa sakitnya bisa berlangsung hingga satu setengah minggu.  Namun jangan menunggunya hilang tanpa pengobatan begitu saja. Anda pasti tahu betapa perihnya mulut ketika mengalami sariawan. Begitu pula yang dirasakan oleh bayi Anda. Oleh karena itu, segera tangani ketika melihat ada sariawan pada bayi Anda. Anda juga tidak perlu khawatir karena sariawan bukanlah penyakit menular.

Di bawah ini beberapa langkah-langkah yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi sariwan pada bayi:

  • Kompres sariawan denganes batu. Rasa dingin bisa membuat sariawan menjadi mati rasa.
  • Memberikan makanan bertekstur lembut dan bersuhu dingin juga bisa Anda coba.
  • Bikin larutan yang terdiri dari air, garam dan soda kue. Setelah larutan jadi, celupkan kapas pada larutan itu lalu tempelkan ke sariawan dengan lembut. Lakukan hal ini 3 – 4 kali sehari.

Jika khawatir, Anda bisa membawa si kecil ke dokter dan minta resep obat yang tepat untuk mengatasi sariawan pada bayi. Dokter mungkin akan meresepkan obat seperti ibuprofen atau parasetamol dengan dosis yang tepat sebagai pereda nyeri.

Selama si kecil mengalami sariawan, hindari memberinya makanan yang terlalu panas dan asam. Makanan jenis ini bisa membuat mulutnya menjadi perih. Anda juga bisa mencegahnya dengan menjaga kebersihan mulutnya dengan cara menyikat giginya dengan sikat gigi khusus bayi. Lakukan dua kali sehari untuk menghilangkan sisa makanan pemicu sariawan.

Jika sariawan pada bayi tidak kunjung membaik atau bahkan menyebabkan demam, ruam kulit, atau pembengkakan kelenjar getah bening, segera konsultasikan ke dokter.