Tidak sedikit kita saksikan di tengah-tengah kaum muslimin, ketika menjalani puasa, masih ada saja yang meninggalkan shalat. Mereka sangka bahwa shalat dan puasa adalah ibadah tersendiri. Jika salah satu ditinggalkan, maka dikira tidak berpengaruh pada yang lainnya.

“Beberapa banyak orang yang berpuasa tetapi tidak mendapatkan apa apa dari puasa nya kecuali lapar dan haus saja.” (HR. ibnu Majah  no.1690 dan syaikh Albani berkata, “Hasan Shahih”)

Banyak orang yang tidak mendapatkan apa apa karena mereka  meningalkan sholatnya . Termasuk juga mengakhirkan waktu sholat atau  melakukan sholat tidak tertib. Ibadah yang pertamakali di hisab kelak ia lah ibadah sholat. Jika kita lolos dari  hisab sholat  maka akan di lanjutkan  dengan hisab amalan lainnya ,  Jika hisab sholat sudah gagal  maka kiata akan lansung di masukan kedalam  neraka tanpa memperhitungkan lagi amalan pausa atau lainnya, kebaiakan, kederamawanan , amalan apapun yang kita lakuakan  akan hilang jika kita tidak menjaga sholat lima waktu, termasuk juga puasa.

Batas antara orang kafir dengan mukmin adalah  melakukan sholat  lima waktu.

“Pembatas antara seorang mukmin dengan perbuatan  syirik dan orang kafir  adalah meninggalkan shalat”. (HR. Muslim no 82).

Dapat di simpulkan bahwa jika orang muslim berpuasa  tanpa menjaga sholat lima waktu seperti  halnay orang kafir yang melakukan ibadah puasa , maka amalan puas mereka akan hilang tidak berbekas.

“ Dan akan di perlihatkan kepada mereka segala amal yang sudah di kerjakan , lalau kami akan menjadikan amal itu layaknya debu yang berterbangan,” (Al- Furkan: 23).

Orang islam di samakan dengan orang kafir karena dia tidak menjaga  Sholat lima waktu.

“ Orang yang meningalkan sholat , ibadah puasanya tidak sah dan tidak akan di terima, Karena siapa yang meningalkan sholat itu  adalah kafir dan keluar dari islam(murtad)

Berdasarkan Firman Allah SWT. “ Jika mereka bertaubat, kemudian mendirikan shalat dan menunaikan zakat, maka(mereka) adalah saudara saudara seiman.” (QS. At- Taubah: 11)

Ibadah sholat lima waktu yang hanya di lakukan pada saat bulan ramadhan  saja juga  tidak akan  membuat puasa kita diterima. Hal itu sama saja kita melecehkan  ibadah sholat wajib.

(Sebagian shalaf mengatakan), “ Sejelek jeleknya kaum adalah kaum yang  mengenal Allah ( rajin beribadah) hanya pada bulan Ramadhan saja”.

Lalu bagaimanakah kita sebaiknya bersikap apakah dengan kita tidak sholat maka kita juga tidak berpuasa karena percuma saja puasa kita jika tidak sholat. Meninggalkan puasa pada bulan Ramdhan adalah  dosa besar, meninggal kan sholat lima waktu adalah dosa yang lebih besar. Seseorang tidak pernah di katakan kafir dengan meninggalkan ibadah  selain ibadah sholat. Segeralah bertaubat, jika memang sebelum ramadhan kita tidak sholat maka jadikan momen ramadhan ini untuk berubah. Luruskan niat dan  berpuasa kepada Allah untuk mengharapkan ampunan dari Allah . Jika suadah lewat bulan ramadhan jagalah terus  sholat wajib lima waktu. Dengan melakukan hal ini insya Allah puasa Ramadhan kita akan di terima Allah . Dan  keluar dari Ramadhan  akan mendapatkan  rahmat Ampun dari Allah SWT.