Sumber Gambar : babynameslog.com

09/05/2018 (Muhammad Tri Ardiyanto)

Assalammualaikum Ayah Bunda sahabat As Shiddiq Aqiqah.

Salah satu momen yang sangat membahagiakan bagi Ayah dan Bunda adalah ketika si kecil berhasil lahir dengan sehat dan selamat. Setelah itu,  hal penting yang dilakukan oleh Ayah dan Bunda pasti memberikan nama untuk  si kecil tersebut.
Sebagai sepasang muslim dan muslimah, kita sangat dianjurkan untuk memberi si kecil tersebut dengan nama-nama islami. Mungkin sebagian dari kita belum ada yang mengetahui bahwa ada kaidah islam mengenai penggunaan nama yang mubah, makruh bahkan haram. Nah, hari ini As Shiddiq akan memberi ulasan mengenai nama-nama yang diharamkan dalam islam.
Para ulama sepakat dilarang menggunakan nama yang terdapat bentuk penghambaan selain Allah. Seperti Abdur Rasul (hamba Rasul), ‘Abdu ‘Ali (hamba ‘Ali), ‘Abdul Hasan (hamba Hasan), ‘Abdul Husain (hamba Husain), ‘Abdul Harits (hamba Harits), ‘Abdul ‘Uzza (hamba ‘Uzza), ‘Abdul Masih (hambanya Isa Al Masih), ‘Abdul Ka’bah (hamba Ka’bah). Kalau Abdullah? Abdullah boleh kok Ayah bunda. Karena artinya adalah Hamba Allah dan nama tersebut bentuk penghambaan pada Allah

Jika sudah terlanjur bagaimana?

Jalan keluar dari hal  ini adalah mengubah nama tersebut menjadi  nama-nama yang yang lebih baik   atau yang  diperbolehkan  secara  syar’i seperti Ahmad, Muhammad, dan lainnya.  Dan  untuk mengubah nama  ini  kita bisa  mendatangi kementrian/departemen yang mengurusi masalah ini.

Karena Sesungguhnya Rasulullah Saw. mengubah nama-nama yang mengandung makna  kesyirikan  kepada  Allah SWT kepada  nama-nama  Islami,  dari  nama-nama  kufur  kepada nama-nama imaniyah.

Diriwayatkan dari ‘Aisyah radhaiallahu ‘anha, ia berkata: “Sesungguhnya  Rasulullah  shalallahu  ‘alaihi  wa  sallam  merubah  nama-nama  yang  jelek menjadi nama-nama yang baik,” (HR. AT-Tirmidzi).

Oleh karena itu, Ayah Bunda usahakan untuk memahami dan memberikan nama yang baik pada anak. Karena nama itu adalah doa. Rasulullah pernah bersabda . “Sesungguhnya, pada hari kiamat nanti, kalian akan dipanggil dengan nama-nama kamu dan nama ayah-ayah kamu; maka buatlah nama yang baik bagi diri kamu.” (Diriwayatkan oleh Abu Dawud dari Abu al Darda dengan sanad Hasan)