Stres adalah gangguan mental yang dihadapi seseorang akibat adanya tekanan. Tekanan ini muncul dari kegagalan individu dalam memenuhi kebutuhan atau keinginannya. Tekanan ini bisa berasal dari dalam diri, atau dari luar Dan juga dapat di depinisikan sebagai  respons yang muncul sebagai akibat dari ancaman atau tekanan, dapat dipahami bahwa penyebab stres tidak lain yaitu ancaman atau tekanan itu sendiri. Bentuk ancaman dapat berupa ancaman konkret maupun abstrak. Ancaman konkret dipahami sebagai ancaman fisik sebagaimana telah disebutkan sebelumnya. Ancaman ini lebih sering ditemui binatang atau manusia purba. Cara mengatasi ancaman fisik ini cukup dengan respons yang juga bersifat fisik. Sementara itu, ancaman abstrak dipahami sebagai ancaman psikologis. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, ancaman psikologis lebih sering dijumpai pada masyarakat modern. Sebagai contoh, ketika atasan menutut Anda untuk segera menyelesaikan pekerjaan. Tuntutan tersebut dapat menjadi ancaman yang pada ujungnya dapat membuat Anda stres.

Lalu, apa saja penyebab stres yang perlu diketahui agar Anda dapat mengelolanya dengan baik sedemikian sehingga Anda dapat menghindari dampanya? Yuk, cari tahu lebih lanjut.

  1. Stress akademik

Stress akademik merupakan salah satu jenis penyebab stress yang berasal dari bidang akademik. Biasanya stress di bidang akademik ini muncul ketika seorang pelajar gagal dalam menuntaskan mata kuliah atau pelajaran tertentu, sehingga diharuskan mengulang pada kesempatan berikutnya. Selain itu kondisi nilai dan juga prestasi yang rendah juga dapat menyebabkan seseorang akan mengalami stress.

  1. Beban kerja dan tanggung jawab yang berat

Dalam dunia pekerjaan, sudah pasti seseorang wajib melaksanakan segala tugas dan kewenangannya dengan sangat baik, agar tujuan dari perusahaan tersebut dapat tercapai. Namun terkadang ada kalanya dimana beban kerja dan tanggung jawab yang dilimpahkan kepada seseorang terlampau berat, sehingga sulit untuk dilaksanakan dengan baik. Hal ini pastinya dapat menjadi salah satu penyebab stress kerja, terutama bagi mereka yang memiliki status sebagai karyawan dari sebuah perusahaan.

  1. Kekecewaan yang sangat mendalam

Stress juga dapat muncul karena adanya suatu bentuk kekecewaan yang mendalam terhadap suatu hal. Bisa kecewa terhadap teman, keluarga, pasangan, rekan kerja, dan bahkan kekecewaan terhadap diri sendiri. Hal ini dapat menjadi salah satu faktor dari penyebab stress.

  1. Gagal dalam mencapai target

Kegagalan merupakan hal yang pastinya dihindari oleh setiap orang. Namun demikian ada kondisi dimana sebagai manusia kita harus menghadapi kegagalan. Apabila tidak dapat menghadapi kegagalan tersebut, maka efeknya adalah dapat menimbulkan stress

  1. Perceraian

Perceraian merupakan salah satu hal yang sering terjadi dan sering sekali diperdebatkan dalam masyarakat kita. Biasanya dengan adanya proses perceraian, akan terjadi efek lainnya yang berkepanjangan, dan salah satunya adalah stress. Seseorang yang mengalami perceraian dapat juga mengalami stress dan bukan tidak mungkin pada akhirnya malahan akan mengalami trauma berkepanjangan mengenai pernikahan kembali.

  1. Pertengkaran dengan pasangan

Selain perceraian, masalah lain yang dapat menjadi stressor atau penyebab stress adalah masalah pertengkaran dengan pasangan, ataupun dengan sahabat. Hal ini akan menyebabkan seseorang akan mengalami beban pikiran yang hebat setelah mengalami pertengkaran, dan akan menyebabkan munculnya stress.

7.Beban hidup dan tanggungan hidup

Selain dalam pekerjaan, beban juga muncul pada kehidupan sehari-hari. Kondisi kebutuhan hidup yang semakin mahal dan tinggi, membuat banyak orang bisa menjadi penyebab stress karena semakin beratnya beban dan tanggungan hidup yang harus dipenuhi.

  1. Tekanan dari lingkungan sekitar

Lingkungan sekitar juga memiliki andil yang cukup besar dalam memunculkan stress pada diri seseorang. Salah satu tekanan dari lingkungan sekitar yang dapat menyebabkan stress antara lain adalah tekanan dari pihak keluarga untuk segera menikah, yang apabila tidak disikapi dengan baik malah akan menyebabkan stress.

9.Penyakit keras

Yang namanya penyakit, mungkin tidak ada yang tahu kapan akan menyerang. Dan ketika penyakit sudah menyerang, terutama penyakit-penyakit yang sifatnya kronis dan parah, maka hal ini dapat menyebabkan seseorang mengalami stress akan penyakit yang sedang dideritanya. Dan efek terburuknya adalah kondisi stress ini malahan akan memperparah kondisi penyakit kronis yang dideritanya. Sejumlah penyakit parah tersebut terutama merupakan penyakit paling mematikan di dunia.

  1. Ditinggal oleh anggota keluarga dan juga orang tersayang

Hidup dengan anggota keluarga dan orang tersayang merupakan anugErah yang terindah. Karena itu, ketika harus menghadapi kehilangan orang yang disayangi sepertinya akAn menjadi terasa sangat berat. Hal ini dapat menimbulkan kondisi stress pada mereka yang ditinggalkan, terlebih lagi apabila mereka yang ditinggalkan sudah tidak memiliki pegangan hidup lagi. Kondisi ini juga bisa terjadi karenapenyebab kematian mendadak  pada orang tersayang, seperti kecelakaan 

11.Hutang

Hutang juga merupakan salah satu faktor terbesar dalam munculnya stress. Kondisi beban hutang, yang biasanya memiliki bunga tertentu, membuat seseorang harus bekerja keras untuk melunasi hutangnya. Namun demikian, ada kalanya usaha tudak sebanding dengan hasilnya, sehingga kondisi ini menyebabkan seseorang mengalmi stress, yang dapat berujung pada kondisi depresi dan tertekan.

12. Kerugian usaha dan kebangkrutan

Memiliki bisnis sendiri merupakan sesuatu yang menjanjikan secara finansial. Namun demikian, tidak semua bisnis dan usaha dapat berjalan lancar, dan ada kalanya seseorang harus menghadapi kerugian, bahkan kebangkrutan dalam usahanya. Ada yang dapat menyikapinya dengan baik sebagai eustress, namun juga ada yang menyikapinya sebagai distress.

Bagi mereka yang menyikapinya sebagai distress, hal ini akan menyebabkan kondisi mental dan pikiran dapat terganggu, karena terlalu memikirkan stress yang muncul. Hal ini bisa berakibat pada depresi dan bahkan mengarah kepada gangguan mental

Menghilangkan atau Mengelola Stres?

Sebagai insting yang lumrah dan musti dialami oleh setiap manusia, stres tidak dapat dihilangkan secara permanen. Menghilangkan stres secara permanen sama artinya berupaya untuk menghilangkan satu sisi kemusiaan kita. Tentu saja hal itu mustahil dilakukan.

Mungkin Anda akan bertanya, “Jika demikian, bagaimana saya mengatasi masalah yang timbul akibat stres?” Meskipun stres tidak dapat dihilangkan secara permanen, bukan berarti Anda tidak dapat mengatasi masalah-masalah yang diakibatkan olehnya. Anda masih dapat menghindari dampak-dampak stres dengan cara mengelola stres dengan baik.

Kehidupan merupakan ujian tanpa akhir. Sukses dan gagal tergantung bagaimana Anda merespons ujian tersebut. Terkadang Anda meresponsnya secara positif, tapi tak jarang pula reaksi Anda negatif sehingga Anda pun terjangkiti stres. Wajar, karena kemampuan Anda merespons ujian tergantung pada kondisi Anda.

Satu yang wajib disyukuri, sebagai manusia, Anda dibekali kehendak bebas yang memungkinkan Anda untuk merubah nasib dan perjalanan hidup. Stres adalah bakat alami Anda, demikian juga kehendak bebas. Maksimalkan kehendak bebas Anda agar dapat mengontrol dan mengelola stres sedemikian sehingga menjadikannya motivasi untuk meningkatkan produktifitas.