wpid-fb_img_1419787962484

Buah hati adalah  sesuatu yang di damba dambakan oleh pasangan suami istri , dan pasti Kelahiran sang buah hati adalah momen yang membhagiakan Bunda dan ayah dalam  menyambut kelahiran sang buah hati, membicarakan masalah menyambut kelahiran buah hati islam pun mempunyai tuntunan menyambut kelahiran si buah hati yang telah di contohkan oleh Nabi SAW yang tentu nya mempunyai faidah-faidah yang sangat bermanpaat salah satunya iyalah menjadiakan buah hati anak yang sholeh soleha, apa-apa saja kah cara menyambut kelahiran buah hatidalam islam itu ?

Dan berikut 5 tuntunan Rasulullah SAW Sambut kelahiran bayi :

  1. Azan dan Iqomah

Tuntunan pertama yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW adalah dengan mengazankan dan iqomah di telinga sang bayi. Oleh sebab itu, sangat dianjurkan bagi suami untuk menemani istrinya melahirkan.

Hal ini bertujuan agar ketika buah hati lahir, maka ayah bisa langsung melakukan azan di telinga kanan dan iqomah di telinga kiri buah hati. Seperti halnya yang dilakukan oleh Rasulullah SAW pada saat cucunya Hasan lahir.

Sebagaimana diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa,

“Rasulullah SAW telah mengumandangkan azan pada telinga kanan Hasan bin Ali ketika ia baru dilahirkan dan mengumandangkan iqomah pada telinga kirinya.”

Hikmah dari dikumandangkannya azan dan iqomah ini adalah sebagai pelajaran bagi sang anak akan adanya Allah SWT. Sehingga sejak baru lahir telinganya sudah akrab dengan keagungan Allah SWT. Dan bukan hanya itu saja, bacaan azan dan iqomah juga dapat menjauhkan anak dari gangguan setan yang menunggu kelahirannya.

Seperti yang diriwayatkan oleh Baihaqi dan Ibnu Suni  bahwa,

“Siapa yang baru mendapatkan bayi, maka dikumandangkan azan pada telinga kanannya dan iqomah pada telinga kirinya, maka anak yang baru lahir tersebut tidak akan terkena bahaya Ummush Shibyan (angin yang membuat anak takut)

  1. Tahnik

Tuntunan yang kedua adalah dengan melakukan tahnik. Tahnik adalah menggosok mulut bagian atas atau langit-langit anak dengan menggunakan kurma yang sudah dikunyah hingga lumat terlebih dahulu. Dan apabila tidak ada kurma, maka bisa diganti dengan buah-buahan manis. Sebaiknya hal ini dilakukan oleh orang yang taat beribadah, dengan maksud dan harapan agar kelak si anak bisa menjadi orang yang taat beribadah pula.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim bahwa,

“Aku telah dikarunia seorang anak, kemudian aku membawanya kepada Rasulullah SAW, kemudian Beliau menamakannya Ibrahim, dan menggosok-gosok langit mulutnya dengan sebuah kurma lalu mendoakannya dengan keberkahan. Setelah itu Beliau menyerahkan kembali padaku.”

Hikmah dilakukannya tahnik adalah untuk menguatkan saraf-saarf mulut dan tenggorokan dengan gerakan lidah dan dua tulang rahang bawah dengan jilatan. Sehingga sang Buah hati siap untuk menghisap susu secara kuat dan alami.

  1. Sedekah

Tuntunan ketiga yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW adalah bersedekah setelah kelahiran sang anak. Ketika bayi telah dibersihkan, maka saatnya untuk memotong rambut. Dan biasanya ketika memotong rambut juga diiringi dengan aqiqah.

Bahkan disunnahkan bagi orang tua untuk memotong semua rambut bayi yang baru lahir, dan bukan sebagian saja. Selanjutnya ditimbang rambut bayi yang telah dipotong, kemudian sedekahkan perak atau emas seberat rambut bayi tersebut.

Sebagaiman disebutkan dari Ibnu Abbas ra bahwa Rasulullah SAW mengaqiqahkan seekor kambing untuk cucunya dan berseru,

“Wahai Fatimah, cukurlah rambutnya dan bersedekahlah dengan perak kepada orang-orang miskin seberat timbangannya.” Mereka berdua lalau menimbangnya, yaitu timbangannya waktu itu seberat satu dirham atau sebilangan dirham.” (HR. Tirmizi).

  1. Memberi nama

Nama adalah identitas setiap manusia, selain itu nama juga berarti doa.  Oleh karena itu orang tua harus memberikan nama yang baik kepada bayi yang telah dilahirkan.

Dalam hal ini Rasulullah SAW bersabda,

“Sesungguhnya pada hari kiamat nanti kalian akan dipanggil nama-nama bapak kalian. Oleh karena itu, buatlah nama-nama yang baik untuk kalian.” (HR. Abu Dawud).

  1. Aqiqah

Tuntunan Rasulullah yang terakhir adalah dengan menggelar aqiqah. Sementara waktu yang dianjurkan untuk menggelar aqiqah adalah pada hari ketujuh dari hari kelahirannya. Dan untuk anak laki-laki maka diwajibkan untuk beraqiqah dengan dua ekor kambing, sementara anak perempuan satu ekor kambing.

Demikianlah ulasan mengenai 5 tuntunan Islami dalam menyambut bayi yang baru lahir. Dimana hal ini sesuai dengan apa yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Dan sudah sepatutnya kita mencontoh apa yang telah dilakukan oleh Rasulullah SAW, sehingga kelak Buah hati yang dilahirkan dapat menjadi anak yang shaleh dan shalehah