Gigi bayi sudah mulai berkembang di dalam gusi sejak di kandungan. Oleh karena itu, bakal gigi sudah dapat muncul saat bayi berusia tiga bulan, bahkan ada yang sudah nampak saat bayi baru lahir. Namun umumnya gigi bayi akan terlihat saat bayi 6 bulan . Biasanya yang tumbuh pertama kali adalah dua gigi bawah paling depan diikuti dua gigi atas paling depan. Pada usia tiga tahun, giginya baru akan lengkap seluruhnya.

Meski belum terlihat, tapi Anda dapat tahu bahwa si Kecil sedang tumbuh gigi dengan mengenali ciri-ciri umum, antara lain suka memasukkan dan menggigiti benda yang dipegangnya, mengeluarkan air liur lebih banyak dari biasanya, lebih rewel dari biasanya akibat gusi terasa nyeri atau bengkak, sulit tidur nyenyak, atau tidak mau makan. Gejala-gejala lainnya, seperti demam dan diare, ternyata tidak terbukti secara medis..

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi rasa tidak nyaman yang dirasakan bayi saat tumbuh gigi.

Penanganan Demam Pada Anak Tumbuh Gigi

Saat mendampingi demam pada anak tumbuh gigi atau gelaja lain yang timbul, Bunda bisa membantu mereka dengan melakukan bermacam cara seperti:

  1. Demam pada anak tumbuh gigi akan segera menghilang dengan sendirinya hingga gigi telah keluar. Hal yang perlu Bunda lakukan untuk menyikapi demam pada anak tumbuh gigi adalah menenangkannya serta mengurangi rasa kurang nyaman. Contohnya adalah dengan mengelus-elusnya, memijatnya, mengajak jalan-jalan dan lainnya.
  2. Jika demam pada anak tumbuh gigi membuat mereka sangat rewel dan nampak tidak tahan terhadap rasa sakitnya, cobalah Bunda untuk memberikan obat penurun panas.
  3. Saat demam pada anak tumbuh gigi terjadi, cobalah untuk menjaga asupan makanannya. Hal tersebut dilakukan karena mengingat buah hati yang sakit memerlukan asupan nutrisi semakin banyak. Salah satu caranya adalah dengan menghindari jenis makanan yang tidak terlalu keras, cobalah untuk memberikan makanan yang lunak seperti dengan memblender atau menghaluskannya terlebih dahulu.
  4. Untuk mengimbangi keadaan demam pada anak tumbuh gigi, brikan sesuatu yang dingin untuk dikunyah atau digigit. Satu dari cara yang populer guna mengatasi rasa tidak enak dan tidak nyaman pada mulutadalah dengan membiarkannya memasukkan jenis makanan yang dingin kedalam mulutnya. Selain makanan, contoh lainnya adalah sebuah kain yang telah dibasahi menggunakan air dingin dengan tujuan untuk mengurangi pembengkakan.
  5. Jika demam pada anak tumbuh gigi, rewel serta susah makannya semakin parah dan tak kunjung sembuh bawa kedokter dan konsultasikan.

Cara Mengatasi Demam Pada Anak Tumbuh Gigi

Ada beberapa cara untuk mengatasi rewel dan demam pada anak tumbuh gigi. Berikut cara mengatasi rewel dan demam pada anak tumbuh gigi selengkapnya:

  1. Menggunakan minyak bawang

Salah satu cara mengatasi demam pada anak tumbuh gigi adalah dengan membalurkan tubuhnya dengan menggunakan minyak bawang. Untuk memanfaatkan minyak bawang pada demam pada anak tumbuh gigi Bunda bisa membuatnya sendiri. Berikut cara selengkapnya:

  1. Siapkan bahan minyak bawang yang terdiri dari minyak goreng baru (bukan bekas) 2 sdt, bawang merah diremas atau digeprek secukupnya, minyak telonbayi secukupnya dan bawang putih secukupnya.
  2. Setelah semua bahan lengkap, campur dan remas-remas serta aduk menggunakan tangan.
  3. Setelah minyak bawang siap kemudian oleskan keseluruh badannya termasuk kepala, pantat, telapak kaki, kaki, tangan dan punggung. Sedangkan khusus pada bagian perut Bunda harus lebih berhati-hati, hindari memijat dengan tenaga terlalu kencang. Jadi usahakan pijat secara lembut saja.
  4. Gosok gusi dengan kain steril secara perlahan

Hindari menggosoknya menggunakan tissue karena tissue mudah hancur serta beresiko dpat termakan si buah hati. Tekanan dari gosokan tersebut dapat meringankan ketidaknyamanan gusi yang akan tumbuh giginya.

  1. Berikan kain kasa dingin atau teether dingin

Dengan memberikan kain kasa dingin atau teether dingin dapat meredakan sakit yang dirasakan buah hati. Simpan teether atau kain kasa dilemari es sekitar 15 menit lalu berikan pada si kecil untuk digigit. Pastikan Bunda tidak memberikannya terlalu membeku karena kontak antara benda yang memiliki suhu sangat dingin dengan gigi si kecil dapat menimbulkan efek yang negatif bagi si kecil.

  1. Mengeluarkan air liurnya

Jika si kecil sedang mengalami pertumbuhan pada giginya, mereka akan banyak mengeluarkan air liur. Namun ada juga bayi yang susah mengeluarkan air liurnya dan hanya rewel serta menangis. Bunda bisa membantunya dengan memberikan lap dengan jenis kain lembut untuk mengeluarkan air liurnya. Jika air liur dibiarkan berada didalam mulut dalam waktu yang lama maka iritasi kulit disekitar mulut seperti dagu dan pipi dapat terjadi.

Itulah beberapa hal terkait tentang informasi demam yang terjadi saat buah hati mengalami pertumbuhan gigi. Dengan memahaminya Bunda akan terus mengetahui perkembangan penting pada buah hati tersayang sekaligus cara menanganinya khususnya jika buah hati mengalami pertumbuhan gigi. Setelah mengetahuinya, kini Bunda tak perlu lagi panik dan khawatir dengan gejala-gejala yang timbul karena cara menanganinya pun telah dipaparkan sehingga Bunda dapat menjadikannya referensi nantinya.