(27/11/18) Muhammad Tri Ardiyanto

Assalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Ayah-Bunda sahabat As Shidiq Aqiqah.

Mungkin sebagian dari kita ada yang belum mengetahui pentingnya mengawali segala aktifitas yang penting dengan basmalah. Seperti makan dan minum contohnya. Mengapa mengawali segala sesuatu dengan basmalah begitu penting?

Dalam sebuah hadits, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

“Setiap perkara penting yang tidak dimulai dengan bismillah (dalam riwayat lain : dengan mengingat Allah) maka amalan tersebut terputus (kurang) keberkahannya “( Syaikh Bin Baz berkata : “Hadits ini hasan dengan syawahidnya”)

Dari hadits diatas dapat dilihat bahwa letak pembeda antara sesuatu  yang diawali dengan basmalah atau tidak ada di masalah berkah.

Syeikh Nawawi Al Bantani, dalam Kitab Maraqi Al Ubudiyyahnya menjelaskan bahwa Kalimat basmalah terdiri dari atas empat kata. Di dalamnya terdapat isyarat atas pertolongan Allah kepada para hambaNya yang muslim dalam menghadapi setan yang berkata,” kemudian saya akan mendatangi mereka dari depan dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat).”(Al A’raf ayat 17). Karena itu, Allah menganugrahkan keempat kata dalam basmalah tersebut kepada para hambaNya yang berserah diri agar mereka terlindung dan selamat dari godaan setan.

Isyarat kedua, sesungguhnya perbuatan maksiat yang dilakukan orang-orang mukmin terjadi dalam empat keadaan:

1.Maksiat tersembunyi

2.Maksiat terang terangan

3. maksiat di malam hari

4. maksiat di siang hari

Dengan perantara kata-kata dalam basmalah yang dianugrahkan kepada orang-orang mukmin, Allah berkhendak mengampuni dosa-dosa yang mereka perbuat.

Adapun makna yang dikandung oleh setiap huruf dalam basmalah adalah :

  1. Huruf Ba yaitu birr, mengandung makna kebaikan Allah bagi sekelompok manusia yang berhak memperoleh kebahagiaan.
  2. Huruf Sin adalah satr, mengandung makna tirai atau hijab yang didatangkan Allah untuk menutupi kebodohan orang-orang yang tidak mengerti dan memahami.
  3. Huruf mim berarti mahabah, mengadung makna cinta Allah kepada orang-orang muslim.
  4. Huruf alif yakni ulfah, mengandung makna kasih sayang Allah.
  5. Huruf lam adalah luthf, mengandung makna kelembutan Allah.
  6. Huruf ha artinya hidayah, mengandung makna petunjuk Allah.
  7. Huruf ra adalah ridhwan, mengandung makna ridha Allah bagi orang-orang yang bergegas mengerjakan amal saleh dan bertobat.
  8. Huruf Ha adalah hilm, mengandung makna kemurahan Allah bagi orang-orang yang berbuat dosa.
  9. Huruf mim adalah minnah, mengandung makna anugerah Allah kepada orang-orang yang beriman.
  10. Huruf nun yaitu, nur, mengandung makna cahaya makrifat di kehidupan dunia dan cahaya ketaatan di akhirat, yang dianugerahkan Allah kepada para hambaNya yang bertakwa.
  11. Huruf ya berarti yad, mengadung makna penjagaan dan pemeliharaan Allah atas kaum muslimin.

Jadi itulah hikmah dari kalimat dalam basmalah. Begitu dalam bukan makna dari setiap dari penggalan kata-katanya? semoga bermanfaat…

Referensi

Syeikh Nawawi Al Bantani. 2016. “Maraqi Al Ubudiyyah”. Wali Pustaka : Jakarta Selatan.