lapisan-bercak-putih-pada-lidah

Pada umumnya, bayi yang selesai meminum susu akan meninggalkan noda putih di lidahnya. Namun, jika warna putih itu menetap dan tidak menghilang, Anda harus berhati-hati karena bisa jadi Si Buah Hati terkena infeksi lidah bayi putih.

sebaiknya anda tahu terlebih dahulu penyebab terjadinya bercak putih pada lidah bayi anda. Pada rongga mulut bayi yang kering hingga menyebar menjadi lapisan berwarna putih tidak terlalu berbahaya akan tetapi apabila dibiarkan dapat mengganggu proses pemberian ASI. Salah satu penyebab terjadinya bercak putih yaitu infeksi yang ditimbulkan oleh jamur Candida Albicans.

Pada dasarnya infeksi pada lidah bayi iini dapat terjadi dikarenakan rongga mulut dan juga lidah bayi yang kurang terjaga kebersihannya. Selain itu penyebabnya dapat pula terjadi dikarenakan timbulnya peradangan pada bagian payudara ibu yang sedang menyusui, bahkan apabila ibu menyusui mengkonsumsi antibiotik ketika selesai melahirkan maka peluang terjadinya lidah putih pada bayi semakin besar. Terakhir penyebab lidah putih pada bayi adalah kurangnya menjaga kebersihan baik ibu ataupun bayi, misalnya dalam menyediakan botol susu yang kurang bersih atau kurang menjaga kebersihan tangan pada ibu yang sedang menyusui.

Apabila anda bertanya-tanya mengenai dampak yang terjadi apabila lidah bayi berwarna putih. Maka anda tidak perlu mengkhawatirkannya karena pada beberapa kasus infeksi jamur dapat sembuh dengan sendirinya meskipun harus menunggu dalam waktu yang lebih lama. Bagi anda yang memiliki masalah lidah bayi terdapat bercak putih maka dapat melakukan cara-cara penanganan dibawah ini :

  • Menghilangkan Oral Trush

Pada kasus oral trush yang ringan dapat sembuh spontan atau menghilang sendiri, sementara kasus yang lebih berat memerlukan pengobatan dengan obat anti-jamur. Dokter biasanya meresepkan Nistatin tetes, atau bisa juga digunakan lotion anti-jamur topikal untuk mengobati infeksi jamur. Obat tetes Nistatin (Kandistatin, Cazetin, dll) yang berupa suspensi digunakan dengan cara meneteskan beberapa kali sehari menggunakan pipet pada rongga mulut bayi yang terkena termasuk lidah dan pipi bagian dalam, pertahankan pada mulut bayi selama mungkin sebelum ditelan. Hal ini bertujuan agar obat dapat kontak langsung dengan waktu yang lama dengan jamur yang akan dihilangkan. Berdasarkan pengalaman, bercak putih akan cepat berkurang bahkan dalam kurun waktu 24 jam pertama pemakaian, walaupun sudah hilang jangan serta-merta menghentikan penggunaan obat ini, karena jika belum tuntas ditakutkan akan tumbuh lagi. Jadi ikuti petunjuk dari dokter.

  • Membersihkan Bekas Susu

Seperti telah disinggung di atas, jika bercak atau warna putih pada lidah bayi mudah dihilangkan, maka kemungkinan  besar itu hanya sisa-sisa susu, dan ini tidak memerlukan perawatan lebih lanjut. Jika diperlukan, lakukan cara membersihkan lidah bayi yang putih dengan mencelupkan tepi kain yang bersih atau kasa steril ke dalam mangkuk kecil air hangat, buka mulut bayi dan usap residu susu dengan gerakan melingkar lembut dengan kain di lidah bayi.

  • Bu Menyusui dan Bayi Oral Thrush

Dalam kasus lidah bayi putih  akibat oral trush ini, berlakuk hukum ping-pong antara ibu dan bayi. Artinya infeksi jamur pada rongga mulut bayi bisa mengenai puting susu ibu, begitu pula sebaliknya, sehingga apabila hanya sembuh salah satu dan satunya tidak, maka bisa bolek-balik infeksinya tak kunjung berakhir. Oleh karena solusinya harus diobati keduanya secara bersamaan.

Puting ibu yang terkena biasanya lecet, kemerahan dan terasa sakit (baca: puting susu lecet), biasanya dokter menganjurkan penggunaan nistatin krim. Hal lain yang dapat mengurangi kemungkinan atau bahkan sebagai langkah pencegahan terhadap oral trush yaitu mengeringkan puting susu antara menyusui dan mensterilkan setiap dot atau puting botol sintetis dengan cara merebus dalam air selama sekitar 20 menit.

Kadang-kadang, Candida albicans terjadi setelah seorang ibu yang menyusui minum obat antibiotik, yang dapat membunuh bakteri normal sehingga tumbuhlah infeksi jamur. Jika hal ini terjadi, mungkin solusinya adaah melengkapi ASI dengan susu formula saat ibu minum antibiotik.

semoga bermanfaat ya.