(8/10/18) Muhammad Tri Ardiyanto

Assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh sahabat As Shidiq Aqiqah.

Netizen saat ini sedang dihebohkan dengan keseruan pertandingan gulat antara Khabib Nurmagomedov dengan Mcgregor. Pertandingan ini telah berhasil menarik perhatian dari berbagai kalangan. Terutama para netizen muslim diseluruh dunia. Pertandingan gulat ini begitu terasa berbeda karena Background Khabib Nurmagomedov yang notabennya merupakan seorang muslim ini mendapat cemohan dari lawannya, Mcgregor ketika konferensi Pers. Tindakan Mcgregor  menjuluki Khabib sebagai “Manager Of Terrorist”  dan mengucapkan Assalammuaikum sambil menenteng Wisky ini dianggap telah melampaui batas.

Pertandingan gulat ini pun akhirnya berhasil  dimenangkan oleh Khabib. Sebagian kalangan menilai pertandingan ini lebih dari sekedar perebutan gelar . Namun juga sarat dengan nilai kehormatan agama, suku dan orangtua Khabib Nurmagomedov. Lebih dari itu, Kemenangan yang diraih oleh Khabib Nurmagomedov  dinilai sebagian pihak telah berhasil mewakili kegeraman umat muslim dunia terhadap tingkah laku tak beradab dari Mcgregor .

Berbicara masalah gulat, Ada kisah gulat yang tak kalah seru dari Khabib Nurmagomedov Vs Mcgregor. Ya.. yaitu kisah gulat antara Rukanah dengan Rasulullah. Dalam sebuah riwayat dijelaskan,

Pada suatu hari Rasulullah sedang bersama Rukanah bin Abdu Yazid bin Hasyim bin Al Muththalib bin Abdi Manaf. Rukanah adalah seorang yang paling kuat di antara suku Quraisi. Tak ada yang mampu mengalahkannya dalam bergulat.

Saat itu Rasulullah bertanya kepada Rukanah, apakah Rukanah akan menerima seruan Rasulullah? Rukanah sedikit enggan mengikuti Rasulullah. Maka Rasulullah berkata, “Jika aku dapat mengalahkanmu, maukah kau mengikuti seruanku?” Kekuatan Rasulullah adalah salah satu bukti kerasulan (Dalam sebuah ceramahnya Ustadz Khalid Basalamah mengatakan Setiap Rasul Allah lebihkan kemampuan fisiknya dibanding orang dewasa biasa, yaitu kekuatan Rasul setara dengan 10 Pria dewasa!). Rukanah menyambut tantangan Rasulullah.

Keduanya pun bergulat. Rasulullah lalu mengangkat tubuh Rukanah dan membantingnya ke tanah. Rukanah merasa heran melihat kecepatan Rasulullah mengalahkannya. “Ulangi, wahai Rasulullah, bagaimana kau bisa melakukannya?” Keduanya pun bergulat lagi dan sekali lagi Rasulullah menangkap dan menjatuhkan ke tanah. Sekali lagi Rukanah meminta tanding ulang dan Rasulullah mengalahkannya pada pertandingan ke tiga.

Rukanah pun mengakui kekuatan Rasulullah dan mau mengikuti seruannya. Rukanah menjadi seorang muslim.

Hikmah Dan Pelajaran

Dari kisah Nabi Muhammad  ini dapat kita lihat bahwa berdakwah tidak harus selalu diatas mimbar. Gulat pun bisa dijadikan ajang untuk berdakwah. Semuanya kembali lagi, tergantung pada kemajuan berpikir kita, kapasitas ilmu, dan kreativitas kita dalam melihat celah untuk berdakwah. Berangkat Dari kisah ini, Akankah hidayah juga mampu menyapa Mcgregor ? Seperti Rukanah yang mendapat hidayah di zaman Rasul?  Waallahualam… Akhir hidup seseorang kita tak pernah tahu.  Mengingat hidayah bisa menghampiri siapa saja.. Karena sudah banyak kejadian orang yang dahulunya  paling keras perlawanannya pada islam justru menjadi orang yang paling terdepan dalam membela islam sebut saja sayyidina Umar Bin Khattab sebagai contohnya.

Demikian sahabat tulisan kami pada hari ini.. semoga dapat menginspirasi dan membawa manfaat. Aamiin.. Insya Allah