Alhamdulillah, sekali lagi alhamdulillah, ya ketika sontak seorang kakek mendengar anak dari anaknya telah hadir ke dunia.
kiri kanan kiri kanan, ini dulu deh eh..itu dulu dong..gumam sang empunya jabang bayi yang baru saja menjerit tangisan pertamanya terdengar nyaring. ya..si Ayah lagi repot mempersiapkan sesuatu yg sebenarnya sudah siap dari beberapa minggu yang lalu.

Terawang, sambil bersyukur kepada Allah, Tuhan yg begitu Rahiim kepadanya, meski terkulai letih tak mempedulikan tarikan seprai sang suster yang bertugas membersihkan sisa-sisa darah yang menempel di tubuh sang bunda.

Jasa mereka luar biasa, kalau saja ada sebuah batu yang menghalangi sebuah mobil.. mungkin saja bisa disingkirkan hanya dengan dengusan, helaan, ejanan orang-orang yang berjuang demi lahirnya sang buah hati.
senyum sungging ujung bibir kecilnya sedikit, cukup menjadi buah bibir seluruh keluarga besarnya.

oh bayiiii oh bayiii…

Jasa Ayah, Jasamu bunda, jasamu semua yang mengkhawatirkan si bayi. semoga Allah membalasnya di akhirat dengan kebaikan.
Waduh hampir saja lupa, AQiQah..ayah hampir lupa. ibu melirik ke jendela kamar seraya berkata “itu aja yah” sambil telunjuk si bunda menunjuk ke tiang listrik. haa?? pelongo si ayah..apa sih bun..orang lagi ribet cari Jasa aqiqah koq bunda malah tanjuk-tunjuk ke tiang listrik?.. “itu lho yaaah..ada tulisan. .hmm.. aqiqah murah..bla..bla.. ciaaaa si ayah tertawa, masa kita udah cape-cape terus mau percaya sama iklan yang di tiang listrik? no no no.

Nih bun..As Shidiq Aqiqah, BEST nih, Bersih Enak Syari & Tepat waktu.
wussss… waktu berselang. ..

“Hmmm…gulainya…hmm..satenya..hmm..ayamnya…ini mah bukan sekedar jasa aqiqah ya” celetuk si kakek..Laziz Jiddan…ih apa tuh kek artinya? saut si bunda..
Laziz Jiddan itu..Enyaaaak Syeeekalii.. hahaha…semua sekarang tertawa bahagia.

Jazakumullahu Khairan As Shidiq Aqiqah, Jasa aqiqah bersamamu begitu lezaat.

 

dari Ummu Sayyidati