(18/9/18)Muhammad Tri Ardiyanto

Assalammualaikum wr wb, ayah dan bunda sahabat as shiddiq aqiqah.

Tak terasa kita telah memasuki permulaan bulan muharram. Berbicara mengenai bulan muharram sudah tahukah ayah dan bunda ada suatu amalan yang jika kita lakukan betul-betul, akan mampu menghapus dosa-dosa kita setahun yang lalu? Ya, amalan itu adalah puasa asyura. Puasa ini dijelaskan oleh Rasulullah mampu menghapus dosa setahun yang lalu. sebagaimana diriwayatkan dalam sebuah hadits yang berbunyi :

 “Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ditanya mengenai keutamaan puasa Arafah? Beliau menjawab, ”Puasa Arafah akan menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” Beliau juga ditanya mengenai keistimewaan puasa ’Asyura? Beliau menjawab, ”Puasa ’Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim no. 1162)

Imam An Nawawi –rahimahullah– mengatakan, “Para ulama sepakat, hukum melaksanakan puasa ‘Asyura  adalah sunnah dan bukan wajib.”Melalui penjelasan Iman An Nawawi, memang sih hukumnya sunnah tapi sayang betulkan apabila kita meninggalkannya. Mengingat faedahnya dan janji yang Allah dan RasulNya berikan kepada yang mau melaksanakannya. Selain itu, untuk menyelisihi perilaku kaum yahudi dan nasrani, sehari sebelum puasa asyura, disunnahkan oleh para ulama untuk menjalankan Puasa Tasu’ah

Sebagaimana yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas radhiyallahu ’anhuma berkata bahwa ketika Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam melakukan puasa hari ’Asyura dan memerintahkan kaum muslimin untuk melakukannya, pada saat itu ada yang berkata,

Wahai Rasulullah, hari ini adalah hari yang diagungkan oleh Yahudi dan Nashrani.” Lantas beliau mengatakan,?

Apabila tiba tahun depan –insya Allah (jika Allah menghendaki)- kita akan berpuasa pula pada hari kesembilan.” Ibnu Abbas mengatakan,

Belum sampai tahun depan, Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam sudah keburu meninggal dunia.” (HR. Muslim no. 1134)

Kapan Dilaksanakan?

Puasa asyura sendiri dilaksanakan pada tanggal 10 muharram sedang puasa tasu’ah pada 9 muharram.  Menurut Rumaysho.com, tanggal 9 dan 10 muharram 1440 H, jatuh pada rabu dan kami besok, 19 dan 20 september 2018.

Bagaimana Jika Ragu dengan Penetapan Tanggal?

Dijelaskan oleh Ustadz Muhammad  Abduh Tuasikal Msc, dalam tulisannya di rumaysho, Jika ragu dalam penentuan awal Muharram, maka boleh ditambahkan dengan berpuasa pada tanggal 11 Muharram.

Hal ini disandarkan pada pendapat Imam Ahmad -rahimahullah yang mengatakan, ”Jika ragu mengenai penentuan awal  Muharram, maka boleh berpuasa pada tiga hari (hari 9, 10, dan 11 Muharram, pen) untuk kehati-hatian.

Nah.. jadi itulah keutamaan yang dimiliki oleh bulan Muharram karena adanya puasa Asyura didalamnya. Jangan sampai kelewat untuk mengerjakannya ya sahabat.. Insya Allah 🙂