sumber : tribunnews.com

 

25/04/18 (Muhammad Tri Ardiyanto)

Assalammualaikum, Ayah Bunda. Dalam artikel kali ini, As Shidiq Aqiqah akan membahas mengenai manfaat memelihara Ayam didalam islam. Mungkin sebagian dari kita ada yang memelihara ayam karena mengetahui fungsinya sebagai alat untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. Ada juga yang menjadikannya hanya sebagai hobi saja. Bahkan yang terparah ada yang merendahkan hewan yang satu ini dengan menjadikannya sebagai alat perjudian. Naudzubillah. Padahal  tahukah ayah dan bunda bahwa ayam adalah salah satu hewan yang Allah muliakan karena memiliki “kelebihan khusus”? Nah, Lalu apa saja kelebihan yang diberikan Allah kepada hewan yang satu ini?

Pertama, Dalam sebuah hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,

“Janganlah kalian mencela ayam jantan. Sesungguhnya dia membangunkan untuk shalat.” (HR Abu Dawud No 4437)

Jika kita sering bermain ke perkampungan orang tua atau kakek nenek kita, terutama saat mudik, pastilah kita sering mendengar Ayam berkokok  diwaktu –waktu menjelang subuh. Dimulai dari jam 1/3 malam terakhir yaitu jam tiga pagi hingga jam-jam menjelang matahari terbit. Dan kokoknnya tersebut adalah sinyal dari Allah kepada kita agar menuaikan ibadah shalat tahajud, witir dan subuh. Allah tidak akan menurunkan tanganNya dari langit kepada kita untuk membangunkan kita agar beribadah, tetapi Allah mengirim sinyal. Tinggalah kita peka atau tidak dalam menangkap maksud dari sinyal tersebut.

Kedua,   Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjadikan bunyi kokok ayam jantan, sebagai penanda kebaikan, dengan datangnya Malaikat dan kita dianjurkan berdoa. Inilah bagian dari keistimewaan ayam.

Dalam sebuah hadits, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,

“Apabila kalian mendengar ayam berkokok, mintalah karunia Allah (berdoalah), karena dia melihat malaikat. Dan apabila kalian mendengar ringkikan keledai, mintalah perlindungan  kepada Allah dari setan, karena dia melihat setan.” (HR. Bukhari 3303 dan Muslim 2729)

“Apabila kalian mendengar ayam berkokok di malam hari, sesungguhnya dia melihat Malaikat. Karena itu, mintalah kepada Allah karunia-Nya” (HR. Ahmad 8064 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth)

Al-Hafidz Ibn Hajar mengatakan,

“Ayam jantan memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki binatang lain, yaitu mengetahui perubahan waktu di malam hari. Dia berkokok di waktu yang tepat dan tidak pernah ketinggalan. Dia berkokok sebelum subuh dan sesudah subuh, hampir tidak pernah meleset. Baik malamnya panjang atau pendek. Karena itulah, sebagian syafiiyah memfatwakan untuk mengacu kepada ayam jantan yang sudah terbukti, dalam menentukan waktu. “(Fathul Bari, 6/353).

Alasan kita dianjurkan berdoa ketika ayam berkokok adalah mengharapkan ucapan amin dari Malaikat untuk doa kita dan permohonan ampun mereka kepada kita dan persaksian mereka akan keikhlasan kita. Nah sekarang Ayah dan Bunda juga paham kan kenapa kita sering mendengar istilah “Jangan bangun siang nanti rejeki dipatok ayam”. Hal itu karena kita telah melewatkan waktu-waktu yang afdol dalam meminta doa kepada Allah, yang dimana langsung di aminkan oleh para malaikat yang sedang menebar rahmat. Semoga Bermanfaat ya Ayah dan Bunda.. Insya Allah.