Saat kita berada di kantor, di pasar, di jalanan dan dimanapun  berada seringkali terdengar sebuah pertanyaan, “ini anak siapa ?”. Maka seorang ibu atau bapak bapak akan dengan  sigap mengatakan, “itu anak saya”.

Kemudian jika seseorang menimpali, “wih…., pinternya anak ini, bla… bla… bla….”. Maka spontan senyum sang ayah atau ibu itu pun mengembang. Kebanggaan sebagai orang tua tampak benar di raut wajahnya.

Sebuah pertanyaan sederhana, siapakah sebenarnya yang membentuk karakter dan perilaku anak ? Apakah ayahnya, ibunya, campuran keduanya,  pengasuhnya atau yang lainnya ?

Berikut faktor mendasar yang mempengaruhi pembentukan karakter Anak :

 

Lingkungan Keluarga. Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap pembentukan karakter seorang anak adalah lingkungan keluarga. Seperti yang kita ketahui kalau keluarga merupakan lingkungan terdekat bagi anak. Akan tetapi terkadang dalam sebuah keluarga, ada anak yang hanya mempunyai kedekatan dengan salah satu anggota keluarga seperti ibu atau ayah. Oleh karena itu perlu diseimbangkan kedekatan anak dengan semua anggota keluarga supaya pembentukan karakter pada anak tidak dominan dipengaruhi oleh salah satu sikap daro orangtua.

Semua anggota keluarga harus memberikan sikap yang baik sehingga anak akan memiliki karakter dan kepribadian yang baik. Sikap baik dan buruk yang terjadi dalam keluarga akan berpengaruh dan berdampak terhadap pertumbuhan serta pembentukan karakter seorang anak.

Sikap dari orangtua. Faktor selanjutnya yang sangat penting dalam memberikan pengaruh terhadap pembentukan karakter seorang anak adalah sikap dari orangtua. Cara orangtua dalam mendidik dan bersikap terhadap anak akan memberikan karakter yang berbeda pada anak. Oleh karena itu sikap dan cara berkomunikasi yang baik harus senantiasa ditunjukan oleh orangtua. Selain itu, orangtua merupakan panutan bagi anak, setiap perilaku dan perbuatan yang dilakukan oleh orangtua dalam lingkungan keluarga cenderung akan ditiru oleh anak-anak. Orangtua harus menjadi panutan dan memberikan contoh yang baik karena hal posistif akan membantu perkembangan anak dan pembentukan karakter anak kearah yang lebih baik.

Lingkungan sosial anak. Faktor lain yang berpengaruh terhadap perkembangan dan karakter anak yaitu lingkungan sosial anak. Biasanya anak akan bersikap lebih aktif dan lebih terbuka ketika berada di lingkungan keluarga. Akan tetapi ketika berada di lingkungan lain, anak biasanya terlihat lebih pendiam dan tertutup. Apabila anak hanya cenderung terhadap satu lingkungan maka hal ini bisa berdampak buruk terhadap sikap anak ketika sudah dewasa. Peran Anda sebagai orangtua sangat dibutuhkan untuk menyeimbangkan interaksi anak dalam lingkungan keluarga dan lingkungan sosial. Sikap orangtua, lingkungan keluarga dan lingkungan sosial sangat berperan penting dalam pembentukan karakter seorang anak.

Semoga bermanfaat !!!