Setiap keluarga pasti megiginkan keluarga yang sehat.  Kesehatan keluarga  tentu akan memberikan  manfaat dan kebahagiaan bagi kelurga . Namun , memiliki keluarga yang sehat  bukanlah sesuatu yang mudah.

Perlu untuk kita ketahui  bahwa banyak faktor faktor yang dapat mempengaruhi  tingkat kesehatan keluarga,berikut kita akan bahas apa saja faktor faktor yang dapat mempengaruhi kualitas kesehatan keluarga.

  • Kebersihan

Kebersihan  dan kesehatan saling berkaitan degan erat. Sehingga di  perlukan sebuah komitmen untuk  selalu menjaga kebersihan   diri, rumah dan tempal tinggal. Menjaga kebersihan  dapat di mulai dari hal yang paling kecil  dengan mandi  teratur dua kali sehari dan mencuci tanggan pakai sabun sebelum makan, usai dari toilet, saat mandi serta setelah beraktivitas. Hal yang ta kalah penting juga yaitu menjaga kebersihan rumah , anda dapat mengajak keluarga anggota keluarga untuk bergantian atau gotong royong membersihkan perabotan dan ruangan serta  halaman rumah dengan menyediakan tempat sampah di sekitar halaman rumah, membersihkan selokan, dan menguburkan sampah yang dapat menampung air agar tidak menjadi sarang nyamuk saat musim hujan tiba.

  • Penggunaaan obat

Umumnya ,orang yang cederung membeli obat secara bebas di apotek tanpa menggunakan resep dokter untuk khusus penyakit ringan, seperti flu, sakit kepala, dan batk. Hal ini dapat menyebabkan efek samping yang sangat fatal jika di lakukan dalam jangka waktu panjang, mengigat obat  yang di gunakan  belum tentu  aman bagi setiap individu  dengan kodisi tubuuh ynag berbeda beda. Untuk itu usaha kan untuk membatasi seminim mungkin pengunaan obat oral di luar resep dokter.

  • Nutrisi

Asupan nutrisi  merupakan hal ynag penting, nutrisi yang seimbang dan cukup  berhubungan lansung dengan syaraf  kesehatan keluarga anda . Guna memenuhi  kebutuhan  nutrisi  keluarga anda ,pastikan untuk menghidangkan variasi menu yang lengkap setiap harinya . Menu yang dimaksud disarankan terdiri dari sumber karbohidrat, protein, lemak tak jenuh, vitamin, serat, dan mineral yang berasal dari nasi, daging tanpa lemak, sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian. Nah, agar nutrisi bisa diterima dengan baik oleh tubuh, pastikan tidak ada intervensi kuman dengan selalu mencuci bahan makanan sampai bersih dengan air mengalir dan cuci tangan pakai sabun setiap sebelum memasak.

  • Berat Badan

Anda mungkin sudah tahu bahwa berat badan yang berlebih dapat memicu berbagai penyakit seperti diabetes, penyakit jantung, dan hipertensi. Namun, sama halnya dengan berat badan yang berlebih, berat badan yang kurang juga dapat mengurangi daya tahan tubuh sehingga Anda mudah sakit. Maka dari itu, pastikan setiap anggota keluarga memiliki berat badan yang ideal agar kualitas kesehatan keluarga Anda terjaga. Untuk menentukan berat badan ideal seseorang, Anda dapat menggunakan rumus BMI (Body Mass Index). Caranya, bagi berat badan Anda (dalam kilogram) dengan tinggi badan Anda (dalam meter), kemudian bagi kembali dengan tinggi badan Anda (dalam meter). Jika hasilnya kurang dari 18.5 atau lebih dari 25, maka Anda perlu melakukan manajemen berat badan. Hasil di bawah 18.5 menunjukkan bahwa Anda memiliki berat badan yang kurang. Sebaliknya, hasil yang melebihi angka 25 menunjukkan bahwa Anda memiliki berat badan berlebih.

  • Imunisasi / Vaksinasi

Imunisasi atau vaksinasi juga sangat penting untuk diupayakan guna meningkatkan taraf kesehatan keluarga. Tujuannya adalah untuk mencegah beragam penyakit. Imunisasi biasanya diberikan pada bayi dan balita guna mencegah mereka terserang penyakit tertentu seperti polio, difteri, pneumonia, meningitis dan penyakit serupa lainnya. Namun pada beberapa kasus, imunisasi juga dapat diberikan pada orang dewasa. Contohnya, ketika terjadi wabah flu burung, orang dewasa juga perlu mendapatkan vaksinasi agar tidak terinfeksi. Selain diberikan melalui suntikan, imunisasi juga dapat diperoleh seseorang setelah menderita penyakit tertentu. Misalnya, seseorang yang sudah pernah terkena cacar air akan dengan sendirinya kebal terhadap virus cacar air tersebut. Nah, jika tidak ingin sakit terlebih dulu agar tubuh kebal terhadap penyakit, Anda bisa menggunakan vaksin.

  • Aktivitas Fisik 

Aktivitas fisik atau olahraga juga berpengaruh terhadap taraf kesehatan seseorang. Hal ini dikarenakan aktivitas fisik dapat membantu menjaga berat badan ideal, mengurangi berbagai risiko penyakit kardiovaskular, meningkatkan kualitas tidur, menjaga tubuh tetap bugar, dan melatih kekuatan otot. Untuk itu, pastikan Anda dan keluarga melakukan aktivitas fisik secara rutin selama 30 menit setiap hari atau setidaknya 3 kali dalam seminggu.

Taraf kesehatan keluarga yang lebih baik memang sudah sewajarnya untuk diupayakan. Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkannya, salah satunya dengan memastikan Anda memberikan perhatian lebih terhadap ketujuh hal di atas. Ajak semua anggota keluarga Anda untuk ikut mengupayakannya agar tujuan kualitas kesehatan yang lebih baik dapat tercapai dengan lebih mudah.

  • Akses Fasilitas Kesehatan

Apakah tempat tinggal Anda dekat dengan fasilitas kesehatan? Fasilitas pelayanan kesehatan adalah faktor berikutnya yang memengaruhi kualitas kesehatan Anda dan keluarga. Fasilitas kesehatan yang dekat tempat tinggal tentu akan memudahkan Anda dan keluarga untuk segera berobat mana kala salah satu anggota keluarga Anda jatuh sakit. Lain halnya jika fasilitas kesehatan jauh dan sulit dijangkau. Hal ini biasanya dialami oleh orang-orang yang tinggal di daerah pedalaman. Akibat sulitnya akses menuju fasilitas kesehatan, mereka terpaksa memanfaatkan obat-obat tradisional saat kualitas kesehatan menurun. Obat tradisional memang aman, namun mengunjungi fasilitas kesehatan tetap perlu dilakukan guna mengetahui diagnosis penyakit secara jelas agar penanganan yang tepat dapat segera dilakukan.

Semoga bermanfaat !!!