ibu-dan-bayi-yang-baru-dilahirkan-ilustrasi-_160107102345-652

Alergi pada anak merupakan reaksi kekebalan tubuh yang berubah dari yang normal  menjadi tidak normal dapat menimbulkan gejala yang merugika tubuh  seperti gangguan pernapasan, kulit ,hingga mata .Alergi pada anak jangan di anggap remh karena berisiko terhadap pertumbuhan dan kembang anak,  bahkan bisa berlanjut berlanjut hingga beranjak dewasa jika tidak di tangani dengan serius dan baik.

Apa Saja yang Bisa Menyebabkan Alergi Pada Bayi?

Faktor genetik sering memainkan peran penting dalam terjadinya alergi pada bayi, namun faktor lain tidak kalah penting. Faktor lain yang sering menjadi penyebab terjadinya alergi pada bayi adalah makanan dan lingkungan. makanan, Seperti susu ,telur, dan kacang-kacangan adapun paktor lingkungan seperti bahan-bahan yang di hurup contoh debu rumah, dan tungau debu yang berasal karpet atau boneka boneka berbulu,Namun pada bayi ,alerginya lebh banyak kepada faktor makanan , Sedangkan bahan-bahan hirupan lebih kerap terjadi pada anak usia 2-3 tahun.

Ada juga beberapa penyebab alergi lain yang bisa menimpa bayi. Misalnya saja gigitan serangga yang bisa menyebabkan kulit membengkak, gatal, dan memerah. Lalu ada obat-obatan dan bahan kimia tertentu, seperti detergen yang bisa menyebabkan alergi pada bayi juga.

Gejala Alergi Pada Anak Dan Balita

Sebelum Anda memutuskan untuk menangani masalah Alergi ini, sebaiknya kenali terlebih dahulu gejala-gejala ataupun ciri-ciri alergi pada anak Anda. Beberapa jenis alergi pada bayi atau balita bisa saja dikenali lebih mudah. Namun, ada beberapa gejala yang sulit untuk dikenali karena sebab-sebab lain, seperti mirip dengan penyakit tertentu.

  • Munculnya bentol-bentol merah pada kulit
  • Mata merah dan berair.
  • Diare
  • Anak sering menggaruk-garuk, sepertinya ada sesuatu yang mengganggu di bagian tubuhnya
  • Balita mudah pilek dan bersin-bersin.
  • Sesak napas

Jenis Alergi Dan Cara Mengatasi Alergi Pada Anak

Setiap anak atau balita memiliki jenis alergi yang berbeda-beda, tentunya cara penanganan dan cara mengobati pun memiliki perbedaan. Berikut ini adalah macam-macam alergi dan cara mengobati dan mengatasi masalah alergi:

Alergi berupa kulit bentol-bentol merah.

  • Ini bisa saja diakibatkan oleh alergi terhadap makanan-makanan tertentu, bedak, dan digigit serangga. Mengonsumsi makanan mengandung alergen (pemicu alergi) seperti seafood dan udang juga berpeluang terjadinya alergi.  Namun jika kulit Anak anda mengalami bentol memerah yang terasa gatal akibat alergi, olesi seluruh bagian tubuh dengan lotion kalamin, bedak, minyak tawon  dan kayu putih agar rasa gatal pada kulit berkurang.

Alergi pada saluran pernapasan berupa asma dan flu.

  • Jika balita anda sering bersin-bersin atau asma akibat alergi, sebaiknya segera bawa ke are terbuka dengan udara yang bersih. Jangan lupa untuk membersihkan seluruh ruangan dari debu. Serta hindarkan balita Anda dengan kontak langsung dengan tanaman berbunga, bisa saja serbuk sari bunga menjadi pemicu timbulnya reaksi alergi pada saluran pernapasan.

Alergi berupa mata merah 

  • Mata merah pada bayi dan anak kemungkinan besar terjadi karena alergi. Langkah paling tepat mengatasi masalah ini adalah dengan memberikan obat tetes mata. Jika mata anak merasa gatal, cegahlah bila balita anda mengucek-ucek mata.

Alergi berupa diare akibat pencernaannya hipersensitif.

  • Sumber alergi bisa saja diakibatkan oleh makanan-makanan tertentu. Jika balita anda mengalami alergi ini sebaiknya jangan beri makanan yang mengandung biji-bijian, cabai, cuka, merica, udang, atau makanan seafood lainnya yang dapat memicu terjadinya alergi

Itulah penjelasan seputar Alergi pada Anak semoga bermanfaat.