Cegukan adalah kontraksi tiba-tiba yang tak disengaja pada diafragma, dan umumnya terjadi berulang-ulang setiap menitnya. Udara yang tiba-tiba lewat ke dalam paru-paru menyebabkan glottis (ruang antara pita suara) menutup, serta menyebabkan terjadinya suara hik.

Cegukan tidak hanya terjadi pada orang dewasa melainkan pada bayi. Cegukan yang terjadi pada bayi seringkali membuat orang tua cemas padahal cegukan pada bayi bukanlah kondisi yang harus anda cemaskan. Cegukan yang terjadi pada bayi disebabkan karena masalah ketika bayi mengalami perubahan baik  emosi atau aktifitas makan atau minum seperti menyusu ASI, susu formula atau makanan lain. Bisa juga disebabkan oleh penurunan suhu bayi yang mendadak, misalnya mandi air dingin atau terkena udara dingin.

Cegukan pada bayi umumnya tidak berbahaya kecuali cegukan parah yang sampai mengganggu makan dan tidur. Bayi dengan penyakit gastroesophageal reflux (GERD) mungkin cenderung mengalami cegukan yang lebih sering, disertai dengan muntah, batuk dan rewel.

Berikut adalah cara cara yang dapat anda lakukan untuk mengatasi cegukan pada bayi :

 1.Ubahlah Posisi Ketika Menyusui

Ketika bayi anda mendapatkan ASI maka seringkali bayi anda menelan udara berlebih yang memicu terjadinya cegukan. Kondisi dimana bayi anda sedang mendapatkan asi dan mengalami cegukan maka yang dapat anda lakukan adalah dengan mengubah posisi menyusui bayi anda sehingga dapat membatasi jumlah udara yang masuk ke dalam mulutnya. Apabila cegukan yang dialami oleh bayi frekuensinya lebih sering maka sebaiknya menghentikan sementara air susu, dikhawatirkan akan membuatnya tersendak.

2.Membuat Jadwal Makan yang Teratur

Membiasakan dengan memberikan makanan secara teratur pada bayi akan membuatnya mengurangi kebiasaan cegukan. Pemberian makanan teratur dimaksudkan adalah ketika bayi anda berusia enam bulan ke atas maka anda memiliki jadwal dalam pemberian makanan pendamping ASI untuk dapat menyesuaikan kondisi bayi anda. Pemberian makanan yang baik adalah sebelum lapar dan menghentikan makanan setelah kenyang. Cegukan yang dialami oleh anak anda dapat menjadi masalah lambung apabila cegukan yang dialami oleh anak anda disertai dengan muntah.

3.Usahakan Bayi bersendawa setelah mendapatkan ASI

Membuat bayi anda bersendawa setelah mendapatkkan ASI merupakan salah satu cara untuk mengurangi bayi anda dari cegukan. Dengan bersendawa maka bayi anda dapat mengeluarkan udara yang berlebihan di dalam perutnya. Selain itu dengan bersendawa dapat melepaskan kejang otot sehingga dapat menghentikan cegukan yang dialami oleh bayi anda. Untuk membuat bayi anda bersendawa cara yang anda lakukan adalah dengan membuat bayi anda berdiri kemudian anda posisikan badan bayi anda berada dibagian pundak, sehingga badan bayi anda sejajar dengan pundak anda.

4.Pijat Perlahan Bagian Belakang

Untuk menenangkan bayi yang sedang cegukan memang membutuhkan cara tertentu, yang bisa membuatnya tenang apabila anda dapat memijat bagian belakang. Maksudnya adalah dengan menggosok punggung bayi dengan tenang sehingga cegukan yang dialami bayi anda dapat berkurang. Anda tidak perlu khawatir karena cegukan sementara waktu tidak membuatnya berbahaya.

Dengan demikian bagi bayi yang sering mengalami cegukan, anda dapat memilih pilihan untuk mengurangi cegukan dengan cara cara diatas. Perlu anda ingat bahwa cegukan tidak membahayakan bayi melainkan saja anda membuat bayi anda tenang.