Nyamuk memang menjadi musuh utama bagi semua orang . Terkadang nyamuk terlihat pintar  mengigit ketika kita sedang tidur  . Bekas gigitan  akan  terasa keesokan harinya dan  meninggalkan rasa gatal yang kuat. Namun hal yang lebih kita benci lagi ketika nyamuk mengigi bayi  ,Kulit bayi dengan kulit dewas berbeda , Kulit bayi lebih cenderung  lembut dan sensitive terhadap  rasangan. Ketika gesekan sedikit saja , Kulit bayi bisa berubah merah  apalagi sampai di gigit nyamuk  menyebabkan  bintik bintik  merah dan hitam  pada permukaan kulitnya . Hal ini bisa saja terjadi pada area tubuh dimana saja dan area yang paling sering diserang oleh gigitan nyamuk pada kulit bayi adalah area wajah.

Sebenarnya, bekas gigitan nyamuk pada kulit bayi akan menghilang dengan sendirinya, sebab kulit bayi akan terus mengalami regenerasi sel. Hanya saja, para ibu kerap kali dibuat khawatir dan merasa kasihan melihat bekas kemerahan yang timbul pada kulit bayi akibat gigitan nyamuk tersebut.

Untuk itu, sebaiknya untuk anda para orang tua yang memiliki bayi, gunakan kelambu anti nyamuk agar bayi anda terhindari dari gigitan nyamuk. Sebaliknya, jangan gunakan obat nyamuk bakar, semprot atau pun bahan kimia pembunuh nyamuk yang berbahaya, sebab ini tidak baik untuk kesehatan bayi.

Mengunakn kelambu juga mewaspadai nyamuk yang berbahaya yang mengakibatkan penyakit yang sangat serius misalnya malaria.

Cara Menghilangkan Bekas Gigitan Nyamuk pada bayi

  1. Memotong kuku bayi agar tidak menggaruk bekas gigitan nyamuk

Pada dasarnya luka bekas gigitan nyamuk memang menyebabkan gatal yang tidak nyaman. Bayi yang sudah bisa menggaruk atau mengusap keras bekas gigitan nyamuk harus dipotong kukunya. Menggaruk bisa menyebabkan luka dan terjadi infeksi pada bekas luka tersebut. Jadi segera potong kuku bayi agar tidak meninggalkan bekas luka pada kulit bayi Anda.

  1. Mengompres bekas gigitan nyamuk dengan air dingin

Biasanya setelah terkena gigitan nyamuk maka bagian tersebut akan bengkak. Terkadang bengkak ini disertai dengan rasa gatal yang berlebihan. Untuk mencegah adanya infeksi maka segera kompres bekas gigitan nyamuk dengan air dingin. Caranya dengan merendam handuk atau kain lembut dengan air dingin. Kemudian peras dan terapkan pada  bekas gigitan nyamuk. Cara ini sangat aman namun hindari melakukan cara ini jika bayi sedang demam atau sakit.

  1. Terapkan krim antihistamin ringan pada bekas gigitan nyamuk

Anda juga bisa menerapkan krim antihistamin ringan untuk menghilangkan bekas gigitan nyamuk dan menghilangkan rasa gatal yang berlebihan. Krim ini akan bekerja untuk membantu memulihkan bintik merah pada kulit sekaligus mencegah gatal. Jadi krim ini sangat baik untuk membantu bayi tidak menggaruk bekas gigitan nyamuk. Namun krim ini tidak cocok untuk bayi yang baru lahir, karena itu selalu konsultasikan dengan dokter anak sebelum menggunakannya.

  1. Gunakan krim Caladine

Bekas gigitan nyamuk juga menyebabkan rasa gatal yang kuat sehingga bayi Anda mungkin akan lebih sering menangis. Pada dasarnya bayi tidak nyaman dengan rasa gatal tersebut. Untuk mengatasi rasa gatal yang berlebihan maka terapkan krim Caladine pada bekas gigitan nyamuk. Waktu terbaik memberikan caladine adalah saat bayi tertidur. Cara ini bisa mencegah tangan bayi mengenai Caladine yang masih basah dan Caladine akan masuk ke mulut, karena bayi suka memasukkan jari tangan ke mulut. Jika Caladine masuk ke mulut bayi maka bisa berbahaya dan segera bawa bayi Anda ke dokter terdekat. Selain itu jangan memberikan caladine jika bayi sedang terkena biduran.

  1. Gunakan krim Asam Salicyclic Asetil

Obat lain yang bisa Anda gunakan adalah termasuk krim yang mengandung asam salicylic asetil. Jenis asam ini bisa membantu mengurangi peradangan bawah kulit akibat gigitan nyamuk dan mengurangi resiko infeksi lanjutan akibat bakteri. Anda bisa menerapkan secara langsung dan meninggalkan krim hingga mengering sendiri. Gunakan secara hati-hati untuk bayi Anda agar tidak terkena keracunan obat.

  1. Krim yang mengandung Alumunium Klorida

Jika Anda ingin menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada bayi dengan cepat maka gunakan krim yang mengandung Aluminium Klorida. Anda bisa mencarinya diapotik atau meminta resep dokter untuk jenis krim yang aman untuk bayi. Hindari memberikan krim pada saat bayi sadar karena mereka bisa memainkannya dan krim akan masuk ke mulut.

  1. Kompres dengan Listerine

Listerine yang merupakan obat kumur juga bisa menghilangkan bekas gigitan nyamuk dengan cepat. Namun tentu saja Anda harus memberikannya saat bayi tertidur. Caranya adalah dengan mengencerkan Listerine dengan air biasa. Lalu rendam bola kapas dalam cairan Listerine dan peras. Terapkan secara langsung pada bekas gigitan nyamuk dan ulang selama  beberapa kali. Cara ini juga bisa mengurangi rasa gatal akibat gigitan nyamuk.

  1. Kompres dengan bekas teh celup dingin

Jika Anda memiliki bekas teh celup maka jangan dibuang langsung. Obat alami ini bisa cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada bayi. Caranya adalah dengan mendinginkan bekas kantung teh celup dalam kulkas selama beberapa saat. Kemudian celupkan ke dalam air biasa lalu gunakan untuk mengompres bekas gigitan nyamuk. Selain menghilangkan bekas gigitan nyamuk, obat ini juga menghilangkan rasa gatal berlebihan. Cara ini juga bisa menjadi obat sariawan untuk balita yang sangat aman.

  1. Oleskan Krim Hidrokortison 1%

Anda juga bisa mencoba mengoleskan krim hidrokortison 1% yang sangat aman untuk bayi. Namun krim ini tidak bisa diterapkan untuk luka bekas gigitan nyamuk yang telah lecet atau luka terbuka pada kulit. Krim ini bisa didapatkan diapotik secara bebas dan tidak membutuhkan resep. Oleskan ke bekas gigitan nyamuk secara langsung selama 3 sampai 4 kali dalam sehari. Tips terbaik untuk bayi adalah mengoleskan krim saat bayi sedang tidur.

  1. Kompres dengan es batu

Anda juga bisa mencoba menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada bayi dengan menggunakan es batu. Caranya adalah dengan membungkus es batu menggunakan kain yang lembut. Setelah itu cobalah untuk mengompres bagian bekas gigitan nyamuk. Namun hindari terlalu lama mengompres karena bisa menyebabkan bayi kedinginan atau flu.

  1. Oleskan cuka sari apel

Jika Anda memiliki cuka sari apel yang organik maka Anda bisa menggunakan bahan ini. Caranya adalah dengan mengoleskan secara lansung menggunakan jari Anda. Lakukan saat bayi masih tidur sehingga bayi merasa tetap nyaman. Jaga agar bagian cuka sari apel tidak digaruk oleh bayi karena bisa saja bahan ini masuk ke perut bayi. Jika bekas gigitan nyamuk sangat banyak maka Anda bisa mencoba memandikan bayi dengan air yang sudah dicampur cuka sari apel. Cukup gunakan dalam jumlah yang kecil untuk menghindari efek samping pada bayi.

  1. Terapkan kulit pisang secara langsung

Cara lain yang sangat alami untuk menghilangkan bekas gigitan nyamuk adalah dengan menggunakan kulit pisang. Cara ini bisa membantu agar luka  bekas gigitan mengecil dan hilang serta mengatasi gatal yang berlebihan. Kulit pisang sebaiknya tidak dicuci karena Anda membutuhkan bagian dalam kulit pisang. Bahan ini dipercaya mengandung anti peradangan dan mengurangi rasa gatal. Jadi caranya potong beberapa kulit pisang lalu tempelkan pada bekas gigitan nyamuk. Segera ganti jika kulit sudah tidak dingin atau mulai berubah warna.

  1. Gunakan sabun bayi yang lembut

Beberapa sabun bayi yang lembut memiliki manfaat untuk mengembalikan kelembapan alami kulit bayi. Anda bisa mencoba menggosok bekas gigitan nyaman menggunakan sabun secara langsung atau kain basah yang sudah diusap dengan sabun. Lakukan perawatan ini saat memandikan bayi sehingga bayi Anda tetap merasa nyaman. Jangan memberikan menggosok kulit terlalu keras karena bisa menyebabkan luka pada bekas gigitan nyamuk.

  1. Kompres dengan potongan bawang merah

Bawang merah mengandung bahan antiinflamasi yang bisa mencegah rasa gatal dan mengurangi resiko bekas gigitan nyamuk pada bayi. Namun bahan ini bisa menyebabkan rasa pedih untuk mata dan tidak nyaman pada kulit. Jika Anda ingin menerapkan pada bayi maka lakukan saat bayi sedang tidur. Caranya adalah dengan mengupas bawang merah yang segar, lalu tumbuk hingga halus atau potong menjadi bagian yang kecil. Terapkan secara langsung pada bagian bekas gigitan nyamuk dan segera ganti jika bawang merah sudah mengering.

  1. Oleskan gel lidah buaya

Gel lidah buaya sudah digunakan sejak lama untuk mengobati berbagai keluhan penyakit kulit. Dan ternyata bahan antiperadangan pada gel lidah buaya juga sangat baik untuk menghilangkan bekas gigitan nyamuk, termasuk untuk bayi. Gel ini bisa menghilangkan bekas gigitan nyamuk, menghilangkan gatal dan menghilangkan luka akibat bekas tergaruk. Caranya adalah dengan mengambil gel lidah buaya yang masih segar. Kemudian oleskan secara langsung pada bagian bekas gigitan nyaman. Pastikan Anda melakukan perawatan ini saat bayi tertidur sehingga tidak berbahaya untuk bayi.

  1. Kompres dengan air perasan jeruk lemon

Cara lain untuk menghilangkan bekas gigitan nyamuk adalah dengan menggunakan air perasan jeruk lemon. Caranya sangat mudah, yaitu dengan memeras jeruk lemon, lalu terapkan pada bekas gigitan nyamuk secara langsung. Air jeruk lemon mengandung bahan vitamin C yang cukup tinggi yang bisa membantu memulihkan bekas gigitan nyamuk. Jangan lupa untuk menerapkan cara ini saat bayi sedang tidur

  1. Kompres dengan minyak esensial

Jika Anda memiliki beberapa jenis minyak esensial seperti minyak esensial dari lavender, pohon teh, minyak cendana dan rosemary maka gunakan bahan ini. Ingat bahan ini mungkin tidak terlalu ramah pada kulit bayi, jadi lakukan pengetesan untuk mengetahui apakah bayi Anda alergi atau tidak. Jika sudah aman maka cairkan beberapa minyak esensial dengan air, lalu serap dengan bola kapas, lalu peras dan tempelkan pada bekas gigitan nyamuk. Lakukan saat bayi tertidur sehingga lebih aman.

  1. Terapkan pasta gigi secara langsung

Pasta gigi yang mengandung bahan soda dan hidrogen peroksida juga bisa membantu menghilangkan bekas gigitan nyamuk. Namun cara ini hanya bisa digunakan untuk bayi yang sudah berusia 13 bulan keatas. Jika Anda ingin menggunakan untuk bayi dibawah usia tersebut maka pilih jenis pasta gigi anak yang lebih ramah dan aman untuk kulit. Oleskan secara langsung pada bagian bekas gigitan nyamuk hingga mengering. Setelah itu bersihkan dengan menggunakan air hangat agar kulit bayi lebih nyaman.

  1. Oleskan madu

Madu memang menjadi bahan alami yang sangat baik untuk meningkatkan kelembapan alami kulit dan menghilangkan bekas gigitan serangga. Anda bisa mencoba untuk mengoleskan madu secara langsung pada bekas gigitan nyamuk. Kemudian bersihkan dengan air dingin setelah madu agak mengering. Berikan saat bayi sedang tidur.

  1. Gunakan bawang putih

Sama seperti bawang merah, maka bawang putih juga bisa membantu menghilangkan bekas gigitan nyamuk. Bawang putih mengandung senyawa alisin yang akan menghilangkan bekas ruam kemerahan dan peradangan pada kulit. Caranya cukup mudah, yaitu dengan mengupas bawang putih, memotongnya menjadi lebih kecil. Setelah itu terapkan pada bagian bekas gigitan nyamuk. Gunakan bawang putih secara hati-hati agar tidak sampai masuk ke mulut bayi.

  1. Oleskan pasta garam

Pasta garam juga bisa membantu cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada bayi. Anda bisa mencoba menggunakan jenis garam Himalaya yang lebih aman. Caranya adalah dengan melarutkan sedikit garam dengan air hingga menjadi pasta. Kemudian terapkan secara langsung pada kulit bayi. Jaga agar pasta ini tidak sampai masuk ke mulut bayi karena bisa sangat berbahay untuk kulit bayi.

Saat ini bekas gigitan nyamuk memang tidak bisa diremehkan begitu saja. Ada beberapa jenis nyamuk yang bisa menyebabkan infeksi dan bahkan menularkan virus. Berikut ini beberapa gejala adanya infeksi dari gigitan nyamuk pada bayi:

  1. Terjadi pembengkakan yang parah pada bekas gigitan nyamuk.
  2. Muncul ruam dan benjolan merah pada kulit.
  3. Bintik merah menjadi bintik hitam atau coklat setelah dua hari gigitan nyamuk.
  4. Bekas bintik merah disertai bintik putih atau nanah pada bekas gigitan.
  5. Adanya bekas garukan pada kulit yang menyebabkan luka terbuka meskipun hanya lecet.
  6. Terjadi pembengkakan pada leher bayi dan bayi sesak nafas.
  7. Gatal yang sangat parah dan menyebar ke daerah lain yang tidak digigit.
  8. Terjadi pembengkakan pada bibir bayi serta warna bibir kebiruan.
  9. Bayi muntah, mual dan menggigil.
  10. Terjadi kesulitan bernafas sehingga bayi sesak nafas.
  11. Bekas gigitan nyamuk melepuh dan kemudian muncul nanah didalamnya.

Semoga bermanfaat!!