Salah satu keluhan yang membuat orang tua khawatir yaitu terjadinya perut kembung pada bayi. Bagaimana tidak, bayi yang biasanya ceria sekarang menjadi rewel dan perutnya membesar dibanding biasanya. Bila perut diketuk berbunyi bung-bung seolah banyak udara di dalam perut sang bayi.

Bila bayi mulai rewel dan menangis tanpa alasan yang jelas, cobalah untuk memeriksa bagian perutnya. Jika perut bayi terasa agak keras, dan beberapa kali buang angin, ini merupakan tanda perut bayi kembung.

Selain rewel dan menangis, perhatikan pula gerakan bayi. Jika dia sering menggeliat dan melengkungkan punggungnya ke belakang, serta mengangkat kedua kakinya, bisa menjadi pertanda bahwa dia sedang merasakan kembung.

Cara Mencegah dan Mengatasi Perut Kembung pada Bayi secara alami.

  • Ibu yang peduli terhadap anaknya tentu merasa khawatir dan ingin segera mengatasi masalah perut kembung pada buah hatinya. Ada begitu banyak cara, namun cara alami dan sederhana tentu hal yang utama dan didahulukan karena selain efektif juga aman bagi bayi.
  • Sendawakan Bayi. Usahakan bayi Anda agar bersendawa setiap setelah makan atau menyusu. Jika dia tidak segera bersendawa, maka rangsanglah dengan cara menepuk bagian punggung bayi dengan lembut sambil menggendongnya. Lakukan ini antara satu hingga dua menit sampai bayi bersendawa. Hal ini akan sangat efektif mengurangi kembung dan gumoh (muntah) pada bayi.
  • Periksa posisi menyusui. Bila Anda menyusui atau menggunakan dot, cobalah untuk menjaga kepala bayi lebih tinggi dari perutnya. Dengan begitu, susu akan langsung mengalir ke bagian bawah perut dan udara akan naik ke atas, sehingga akan lebih mudah untuk bersendawa.
  • Perhatikan Makanan dan minumannya. Hindarilah makanan-makanan dan minuman yang dapat menyebabkan kembung, seperti kubis, kentang, jagung, asparagus, kembang kol, kacang-kacangan, dan brokoli. Makanan tersebut memang banyak mengandung manfaat gizi sehingga hanya perlu dikurangi saja untuk sementara waktu, tetapi tidak dihindari sama sekali.
  • Perhatikan susu formula. Coba amati apakah bayi mengalami kembung setelah ia minum susu formula dengan jenis atau merek yang baru. Jika demikian, kembalilah ke susu formula sebelumnya.
  • Hindari pemanis buatan, permen karet, dan minuman bersoda.
  • Menggosok perut bayi. Salah satu cara mengatasi perut kembung pada bayi, yaitu dengan menggosok dan memijat perut bayi dengan lembut. Untuk melakukan hal ini, dapat menggunakan minyak telon atau minyak kayu putih. Tapi ingat jangan gunakan bawang merah apalagi berlebihan karena hal ini sering membuat kulit bayi terbakar.
  • Perhatikan susu formula. Coba amati apakah bayi mengalami kembung setelah ia minum susu formula dengan jenis atau merek yang baru. Jika demikian, kembalilah ke susu formula sebelumnya.
  • Biarkan Aktif atau Jadikan Aktif. Jika bayi belum bisa berjalan atau merangkak, terlentangkan lalu peganglah kedua kakinya sambil diankat ke atas, kemudian gerakkan seperti gerakan berjalan secara perlahan dan kontinyu. Cara ini dapat membantu mengatasi perut kembung pada bayi Anda. Sedangkan jika bayi sudah bisa merangak atau berjalan, biarkan ia tetap aktif. Gerakan tubuh yang aktif dapat membantu mengeluarkan dari gas dari saluran cerna baik melalui sendawa ataupun kentut.

Anda tidak perlu panik jika bayi Anda rewel dan bagian perutnya terasa keras karena kembung. Cukup lakukan beberapa cara yang dapat mencegah munculnya perut kembung pada bayi. Namun jika bayi Anda sangat rewel dan sulit untuk ditenangkan, serta menunjukkan gejala lain, ada baiknya Anda konsultasikan hal ini kepada dokter Anda.