(18/12/18) Muhammad Tri Ardiyanto

Allah ta’ala berfiman :

“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu cobaan sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu. Mereka ditimpa oleh mala petaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan dengan bermacam-macam cobaan…. “(Al Baqarah ayat 214)

Pernahkah sahabat menaiki delman?

Perhatikan bagaimana pak kusir mempercepat laju kudanya tersebut

Ya, dia mempercepat laju kudanya dengan cambukan!

Cambukan  itu berubah  menjadi sebuah booster kekuatan.

Seorang pepatah pernah mengatakan ,” a smooth sea never made a skilled sailor”, Pelaut yang tangguh tidaklah lahir dari ombak yang tenang.

Begitulah  cambukan-cambukan penindasan kekerasan, persekusi yang sedang dialami oleh saudara-saudara kita di palestina, uighur china, rohingya Myanmar dan wilayah-wilayah lainnya.  Merupakan cambuk yang Allah sediakan bagi hambaNya untuk bergerak memperjuangkan jalanNya.

Cambukan yang mereka rasakan, Kezaliman yang mereka rasakan  kini menjadi efek domino bagi dakwah booster  umat islam lainnya  untuk lantang  menyuarakan kebenaran.

Allah Ta’ala berfirman :

“….sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman yang bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah.” Ingatlah sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.” (Al Baqarah ayat 214)

Yakinlah bahwa pertolongan Allah itu amat dekat

Pertolongan dan kemenangan itu baru akan diberikan Allah pada waktu dan momen yang tepat,

Renungkanlah  peristiwa saat Allah memerintahkan Nabi Ibrahim untuk menyembelih Nabi Ismail, Yang mana Nabi Ismail diganti oleh Allah dengan seekor domba. Kemenangan itu Allah berikan di ujung.

Jadi..  siapkah sahabat untuk mengubah cambuk-cambukan itu menjadi dakwah booster?