images-1

Kurang darah menyebabkan terjadinya anemia di mana jumlah sel darah merah atau hemoglobin (protein pembawa oksigen) dalam sel darah merah berada di bawah normal. Sel darah merah mengandung hemoglobin yang berperan dalam mengangkut oksigen dari paru-paru dan mengantarkannya ke seluruh bagian tubuh.

Akibat dari anemia adalah transportasi sel darah merah akan terganggu dan jaringan tubuh si penderita anemia akan mengalami kekuranga oksigen guna mengahasilkan energi. Maka tidak mengeherankan jika gejala anemia ditunjukan dengan merasa cepat lelah, pucat, gelisah, dan terkadang sesak. Serta ditandai dengan warna pucat di beberapa bagian tubuh seperti lidah dan kelopak mata.

Maka, mengkonsumsi makanan penambah darah adalah hal yang penting untuk mengatasi anemia.

Aneka Buah dan sayur Untuk Penambah Darah yang Efektif Mencega Anemia

Jenis-jenis buah penambah darah

Buah merupakan sumber utama vitamin dan berbagai mineral penting yang diperlukan oleh tubuh yang merupakan zat pengatur. Vitamin dan mineral mempunyai peranan penting dalam mengatur proses metabolisme tubuh, meningkatkan kinerja hormon dan enzim, serta berperan dalam pembentukan sel-sel dalam berbagai jaringan tubuh, termasuk pembentukan sel darah merah. Berbagai macam buah untuk penambah darah antara lain yaitu sebagai berikut:

  • Apel

Buah yang rasanya sangat enak juga merupakan buah untuk penambah darah. Bagi Anda yang menderita anemia, disarankan untuk mengkonsumsi buah ini secara rutin. Kandungan nutrisi yang terdapat di dalam buah apel antara lain vitamin A, B1, B2, B3, B5, B6, C, zat besi, magnesium, kalium, natrium, kalsium, asam folat, seng, dan fosfor. Buah ini juga kaya akan serat sehingga dapat melancarkan pencernaan. Buah ini juga dikenal sebagai buah yang berkhasiat untuk menjaga kesehatan organ jantung.

 

  • Anggur

Buah anggur merupakan jenis buah-buahan penambah darah karena mempunyai kandungan nutrisi lengkap yang berperan penting dalam membentuk sel darah merah. Di dalam buah anggur terkandung zat penting antara lain vitamin C, B1, B2, B3, B5, B6, B9, B12, K, zat besi, kalsium, magnesium, mangan, fosfor, aklium, natrium, dan seng. Buah anggur juga dikenal sebagai buah yang berkhasiat untuk mencegah penyakit jantung koroner, mengatasi insomnia, mengatasi hipertensi (tekanan darah tinggi), menghambat sel kanker, mengatasi diabetes (kencing manis), mencegah osteoporosis, dan menjaga kesegaran kulit.

 

  • Mangga

Buah mangga merupakan buah yang kaya akan serat. Buah ini enak dikonsumsi baik sebagai jus maupun dikonsumsi secara langsung. Kandungan yang tersimpan di dalam buah mangga antara lain asam folat, vitamin A, B1, B2, B3, B6, C, E, K, dan berbagai mineral penting seperti zat besi, magnesium, kalsium, tembaga, mangan, dan seng. Semua unsur vitamin dan mineral dalam buah mangga berperan dalam pembentukan dan penyerapan sel darah merah pada jaringan tubuh sehingga merupaka buah untuk penambah darah yang efektif atasi anemia.

  • Jeruk

Buah jeruk merupakan buah untuk penambah darah karena mengandung nutrisi yang berperan aktif dalam pembentukan sel darah merah seperti magnesium, zat besi, asam folat, kalsium, tembaga, fosfor, vitamin B1, B2, B3, B5, B6, dan tentunya dikenal sebagai penghasil vitamin C dosis tinggi. Buah jeruk juga dikenal sebagai buah yang mengandung zat antioksidan sehingga dapat menangkal radikal bebas. Dengan mengkonsumsi buah ini, selain dapat mengobati anemia, juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh agar terhindar dari berbagai penyakit, serta dapat menjaga kesegaran dan mempercantik kulit.

  • Jambu biji

Buah jambu biji sering digunakan sebagai bahan pembuat jus dan rasanya sangat enak. Jambu biji ada yang dagingnya berwarna merah dan ada juga yang berwarna putih. Untuk meningkatkan kadar sel darah merah, akan lebih maksimal jika Anda memilih jambu biji yang dagingnya berwarna merah. Jambu biji kaya akan vitamin C, vitamin A, vitamin B1, dan zat besi yang berperan penting dalam pembentukan hemoglobiia sehingga sangat berkhasiat sebagai buah untuk penambah darah. Buah ini juga berkhasiat untuk meningkatkan kadar trombosit sehingga disarankan untuk dikonsumsi oleh penderita demam bardarah.

  • Stroberi

Buah untuk penambah darah yang berikutnya yaitu buah stroberi. Buah ini juga kaya akan vitamin C. Selain vitamin C, stroberi juga mengandung nutrisi penting yang diperlukan oleh darah antara lain vitamin A, B1, B2, B3, B6. E, K, zat besi, mangan, dan kalsium. Stroberi juga mengandung zat antosianin yang berfungsi sebagai anti oksidan. Stroberi juga dikenal sebagai buah yang berkhasiat sebagai anti inflamas, kaya serat, dan sering digunakan sebagai diet untuk menurunkan berat badan.

  • Alpukat

Alpukat dikenal sebagai buah yang memiliki kandungan lemak tak jenuh. Lemak ini merupakan lemak baik yang justru dibutuhkan dalam metabolisme tubuh. Alpukat juga merupakan buah untuk penambah darah karena mengandung zat besi, kalsium, fosfor, vitamin A, B1, C, dan berbagai mineral penting lainnya. Kandungan serat tinggi pada buah alpukat juga sangat efektif untuk melancarkan pencernaan.

  • Buah naga

Buah naga juga merupakan buah untuk penambah darah karena mengandung zat besi, fosfor, kalsium, vitamin C, B1, B3, B12, dan berbagai mineral penting lainnya. Buah ini memang dikenal memiliki kaya manfaat untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Untuk meyembuhkan anemia, akan lebih optimal jika Anda memilih buah naga yang dagingnya berwarna merah. Dari warnanya saja yang terlihat sangat merah seperti darah sudah dapat dilihat bahwa buah ini memiliki zat pembentuk sel darah merah, dan dari penelitian bahwa buah yang memiliki warna yang tegas mempunyai kandungan zat antioksidan yang tinggi.

Jenis-jenis sayur penambah darah

Salah satu penyebab kurang darah ialah kurangnya nutrisi yang dikandung makanan yang kita konsumsi. Nutrisi-nutrisi penting tersebut adalah asam folat, Vitamin B12, Vitamin C, dan yang paling penting, zat besi. Maka, prinsip penambahan makanan bernutrisi untuk mengatasi kurang darah adalah dengan mengkonsumsi makanan dengan kandungan 4 nutrisi tersebut. Mari kita lihat daftar sayuran penambah darah dan buah penambah darah:

  • Brokoli

Sayuran yang terkenal mengandung anti oksidan dan dapat mencegah penyakit kanker ini ternyata juga berperan sebagai sayuran penambah darah. Kandungan zat besi dan asam folat pada sayuran ini mampu mengisi persediaan zat besi dan asam folat bagi para konsumennya. Untuk mendapatkan jumlah asam folat yang optimal dari brokoli, usahakan untuk tidak memasak sayuran ini sampai terlalu matang karena akan mengurangi kadarnya.

  • Buncis

Sayuran buncis dapat menjadi sayuran penambah darah. Pasalnya, sayuran ini mengandung asam folat yang dapat membantu tubuh Anda memproduksi sel darah merah yang baik. Untuk mendapatkan nutrisi asam folat yang optimal dari bunci, disarankan untuk memakannya dalam keadaan mentah dan jangan dimasak terlebih dahulu. Namun bila terpaksa masaklah buncis dengan kadar yang tidak terlalu matang

  • Jamur

Penggemar jamur haruslah merasa beruntung, karena jamur merupakan sayuran penambah darah yang baik. Jamur mengandung banyak zat besi yang dibutuhkan tubuh untuk menaikkan kadar darah. Bermacam-macam jamur mengandung zat besi, di antaranya adalah jamur kancing, jamur kuping, jamur shitake dan jenis jamur lainnya.

  • Kacang Kedelai

Kacang-kacangan merupakan sumber zat besi dan vitamin yang baik. Di antara kacang-kacangan, kacang kedelai merupakan sayuran penambah darah yang memiliki zat besi terbanyak. Kacang kedelai merupakan makanan rendah lemak yang tinggi protein dan dapat mengatasi kurang darah. Namun, kacang kedelai mengandung asam fitat yang dapat menghambat penyerapan zat besi pada saluran pencernaan Anda. Cara mengatasinya, rendam dulu kacang kedelai di air hangat selama semalam untuk mengurangi kandungan asam fitat tersebut sebelum Anda makan

  • Sayuran Hijau Lainnya

Selain bayam, ternyata sayuran berdaun berwarna hijau lainnya pun mengandung banyak zat besi. Contohnya saja sayuran seperti pakchoy, sawi hijau, dan selada air semuanya mengandungkadar zat besi yang baik untuk tubuh. Mengkonsumsi sayuran hijau setiap hari sudah jelas dapat membantu tubuh mendapatkan nutrisi zat besi untuk membantu membuat sel-sel darah merah.

  • Tahu, Tempe dan Susu Kedelai

Seperti yang telah dijelaskan bahwa kacang kedelai mengandung banyak zat besi. Ternyata bentuk olahan dari kacang kedelai sendiri mengandung kandungan zat besi yang jumlahnya tidak kalah jauh dari kacang kedelai. Menambah tahu, tempe atau susu kedelai ke dalam makanan sehari-hari Anda dapat memberikan nutrisi zat besi yang penting bagi tubuh.

Inilah ujung dari pembahasan sayuran penambah darah. Gejala dari kurang darah adalah kulit menjadi pucat dan cepat merasakan lelah meski hanya melakukan aktivitas ringan. Salah satu cara mengatasi keadaan kurang darah adalah dengan makan sayuran penambah darah, buah penambah darah dan makanan penambah darah lainnya. Ingat untuk mengkonsumsi makanan tersebut setiap hari agar kebutuhan nutrisi Anda terpenuhi.

Mengetahui sayuran penambah darah merupakan hal yang harusnya diketahui oleh semua orang. Hal ini wajar karena keadaan kurang darah dapat menimpa siapa saja, terutama para perempuan usia reproduktif