(15/10/18) Muhammad Tri Ardiyanto

Assalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Ayah-Bunda Sahabat As Shidiq Aqiqah. Hari ini kami akan memaparkan kepada Ayah-Bunda mengenai aqiqah untuk anak kembar yang telah berhasil kami peroleh dari buku Ensiklopedia Aqiqah, Dr Husamuddin Bin Musa Afanah.

Jika seorang wanita melahirkan bayi kembar secara bersamaan, bagaimana mengaqiqahinya?

Para ulama sepakat bahwa apabila ada dua orang anak yang lahir dari satu perut secara bersamaan, tidak bisa diwakili hanya dengan satu aqiqah. Harus dilakukan dua aqiqah. (Fathul Malik 7/105, Al Majmu 8/429), Mawahib al Jalil 4/390), Fathul Bari 12/9)

Al Hafizh Ibnu Abdil Barr mengatakan, “Al Laits bin Sa’ad berbicara tentang seorang wanita yang melahirkan secara kembar, bahwa masing-masing harus di aqiqahi secara tersendiri. Abu Umar mengatakan, ‘ Sepanjang pengetahuan saya, tidak ada perbedaan pendapat di kalangan seluruh ahli fikih dalam masalah ini, Wallahu a’alam.” (Fathul Malik 7/105).

Al Hafizh Ibnu Hajar berkata, “Apabila ada anak kembar yang lahir dari satu perut, masing-masing dianjurkan untuk diaqiqahi secara tersendiri.” (Al Majmu 8/429)

Terkait jumlah hewan yang dijadikan akikah untuk anak kembar, tetap disesuaikan dengan jenis kelamin dari masing-masing anak tersebut. Jika anak laki-laki, dianjurkan dua ekor kambing, sementara perempuan satu ekor. Sehingga jika ada dua anak kembar dan semuanya berjenis kelamin laki-laki, maka jumlah hewan akikah sebanyak empat ekor kambing. Dan untuk selanjutnya, tinggal melihat jenis kelamin anak kembar tersebut.