Dalam bulan Ramdhan tentu tidak lepas dengan namanya berbuka puasa, berbagai  hidangan tersedia  di meja makan  kita menjelang puasa, misalnya kolak, gorengan ,kue, sirup dan lain lain, memang tidak salah menghidangkan seperi itu , Namun perlu di perhatikan jangan  sampai menjadi berlebihan , ingat  bahwa tujuan  puasa selain sebagai ibadah kita namun juga sebagai penyehat badan kita , bukan sebaliknya. Rasulullah  saw telah mengajarkan kita dari tata cara , syrat rukun, maupun hokum hokum yang terkait dengan ibadah puasa, Bahkan  dalam berbuka puasa pun Rasulullah memberikan tuntunan. Sebagi umat yang  senantiasa meneladani beliua, Sudah Sepantas nya kita meniru  adab adab berbuka puasa tersebut.

Bagaimanakah tata cara dan menu buka puasa yang baik, sehat dan sesuai dengan ajaran islam? Nah berikut penjelasannya:

1.Berbuka (Ifthar) Sebelum Sholat Maghrib

Tiga perkara yang merupakan akhlak para nabi: “Menyegerakan berbuka, mengakhirkan sahur dan meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri dalam shalat” (HR. Ath-Thabarani, hadist Mauquf).

2.Buka Puasa Dengan Kurma dan Air

“Adalah Rasulullah SAW berbuka dengan korma basah (ruthab), jika tidak ada ruthab maka berbuka dengan korma kering (tamr), jika tidak ada tamr maka minum dengan satu tegukan air” (HR. Ahmad, Abu Daud, Baihaqi, Hakim, Ibnu Sunni, Nasai, Daruquthni dan lainnya)

3.Sebaiknya berbuka dengan Kurma dengan bilangan ganjil, 1, 3 atau 5 dan seterusnya.

Jika tidak tersedia kurma bisa dengan makanan lainnya. Namun sebaiknya menyantap makanan berat seperti nasi dan lauk pauknya dilakukan setelah sholat Magrib. Tubuh memerlukan waktu sejenak organ pencernaan bagi makanan besar yang akan masuk kemudian.

  1. Memperbanyak berdoa Ketika Puasa & Berdoa Ketika Berbuka Puasa.

Berdoa ketika berbuka puasa merupakan salah satu doa Mustajab, seperti banyak disebut dalam hadist-hadist. Antara lain: “Tiga orang yang tidak akan ditolak doanya, orang yang puasa ketika berbuka, Imam yang adil dan doanya orang yang didhalimi” (HR. Tirmidzi, Ibn Majah, dan Ibnu Hibban).

Jadi detik-detik menjelang berbuka, insya Allah do’anya Mustajab. Dan setelah makan buah kurma dan minum air putih, lalu beberapa menit setelahnya nabi baru memakan menu yang lain jika tersedia. Namun ada ahli sejarah yang mengatakan bahwa setelah Nabi makan kurma dan minum air putih, nabi pun  mengambil air wudhu dan Sholat Maghrib. Wallahu’alam.

Jika dibandingkan dengan kebanyakan ummat Islam saat ini, menu buka puasa seringkali berlebihan sehingga mubazir. Makan berlebihan saat berbuka puasa memiliki dampak buruk untuk kesehatan, seperti gangguan pencernaan, sakit perut, mulas, bersendawa, mual, dan tingkat energi yang rendah serta menimbulkan kantuk yang tentu akan mengganggu ibadah sholat tarawih dan ibadah malam lainnya.