(16/10.18) Muhammad Tri Ardiyanto

Assalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Ayah-Bunda sahabat As Shidiq Aqiqah.

Aqiqah adalah salah satu sarana bagi seorang hamba dalam mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala. Oleh karena itu, harus dipilih hewan terbaik dalam hal keselamatan dari cacat dan cukup usia. Juga dianjurkan untuk memilih yang gemuk, besar bagus dan terbeas dari segala sesuatu yang menyebabkan ditolak oleh akal sehat.

Seperti yang tercantum dalam hadis Umm Kurz Al-Ka’biyah radhiyallahuanha, ia berkata :

Rasulullah bersabda, “Untuk anak laki-laki 2 ekor kambing yang sama dan untuk anak perempuan 1 ekor kambing”

Aqiqah tidak apa-apa dilaksanakan dengan hewan jantan atau betina. Berdasarkan hadis Ummur Kurz,

“Tidak peduli kambing-kambing tersebut jantan atau betina”

hewan jantan lebih baik apabila lebih gemuk dan lebih bagus. Se

bab, Rasulullah mengaqiqahi Hasan dan Husein dengan domba jantan. Warna terbaik adalah putih. Dianalogikan pada hewan qurban. Aisyah mengatakan :

“Bawakan kemarin hewan yang bermata tajam dan bertanduk panjang.” (artinya lingkar mata yang lebar.)

Al Baihaqi menukilkan dari Atha bahwa domba lebih dia sukai dari pada kambing dan pejantan lebih dia sukai daripada betina (Sunan Al Baihaqi 9/301)

Para ulama berbeda pendapat pada hewan yang terbaik untuk aqiqah.

Ada yang berbenpedapat bahwa yang terbaik adalah unta, kemudian sapi, lalu domba, dan diakhiri dengan kambing. Mereka katakan karena aqiqah adalah ritual nusuk, sehingga yang terbesar adalah yang terbaik, memakai analogi hadyi. (Al Majmu 8/430, Bidayatul Mujtahid 1/376).

Imam Malik berkata, “Domba yang terbaik, kemudian biri-biri, ini lebih disukai Rasulullah dibanding Unta dan Sapi. Sebab Rasulullah mengaqiqahi Hasan dan Husein dengan kambing masing-masing satu ekor. ” Pendapat inilah yang paling tepat karena memiliki dasar pijakan berupa sabda dan perbuatan nabi.

Pernah ada seorang wanita dari keluarga Abdurrahman bin Abi Bakar bernaza,”Apabila istri Abdurrahman melahirkan seorang bayi, akan kami sembelihkan untuk seekor unta.” Aisyah radhiyallahu anha berkata, “Tidak. As Sunnah lebih baik untuk anak laki-laki dua ekor kambing dan untuk anak perempuan satu ekor…” (Al Mustadrak 5/338)

Jadi kesimpulannya, menurut jumhur ulama yang paling afdol untuk melakukan aqiqah adalah jenis dari domba berwarna putih bermata tajam (lingkar mata yang lebar), bertanduk panjang/ kambing dan berjenis jantan, gemuk. Dan apabila menggunakan dari jenis betina tidak mengapa akan tetapi jika ingin mencapai yang afdol adalah yang jantan.

REFERENSI

DR Husamauddin Bin Musa ‘Afanah. 2010. “Ensiklopedi Aqiqah”. Yogyakarta : Pro U Media.