Anak adalah harta bagi orang tua dan sebagai anugrah yang taka da bandingannya, namun sebagian orang tua ada yang menunjukan rasa saying kepada anaknya dengan berlebihan sehingga memanjakan anak ,,terlalu memnjakan anak akhirnya akan menimbulkan dampak dampak yang tidak baik untuk karakter ,kejiwaan anak serta sikap si anak , Berikut dampakakaibat terlalu memanjakan Anak:

  1. Sulit Berinteraksi Dengan Lingkungan Luar

Anak yang terlalu manja terbiasa dengan kehidupan yang mudah dan menyenangkan dengan segala sesuatu yang terpenuhi. Di lingkungan luar tanpa orangtua, tentu anak seperti ini akan kesulitan untuk menyesuaikan diri.

  1. Kurang Inisiatif dan Kurang Kreatif

Coba bandingkan dengan anak yang memang dari kecil sudah belajar bekerja membantu orangtua, tentu akan sangat berbeda, pola pikir anak seperti itu lebih cenderung bersifat dinamis dibandingkan anak yang manja. Biasanya, anak yang serung dimanja memiliki pola pikir kurang inisiatif, kurang keratif, dan kurang dinamis.

  1. Anak Kurang Bisa Mengatur Waktu

Jika segala keinginan anak dipenuhi bahkan tidak tega membiarkan anak melakukan aktivitas kecil dalam rumah seperti merapikan tempat tidur, mengambil makanan sendiri, mencuci baju dan menatanya, dan lain sebagainya, ini akan membuat anak tidak bisa mengatur waktu dan senang berbuat seenaknya.

  1. Anak Kurang Bisa Bertanggung Jawab

Tanggung jawab itu penting bagi anak, memanjakan anak secara berlebih tidak lain hanya akan membebani kehidupan anak. Ini sama halnya tidak mengajarkan anak untuk belajar bertanggung jawab atas segala sesuatu, hanya mengandalkan orangtua.

  1. Anak Kurang Bisa Mandiri

Ketergantungan anak kepada orangtua karena setiap harinya selalu dimanja akan menjadikan anak kurang mandiri. Ia merasa bahwa segala sesuatu bisa dipenuhi oleh orangtua, sehingga ia lebih cenderung bergantung pada orangtua tanpa belajar untuk hidup mandiri sejak dini.

  1. Mudah Menyerah dan Putus Asa

Karena memang sudah terbiasa dengan kemanjaan, maka saat anak mengalami masa-masa sulit, ia akan mudah menyerah dan putus asa. Hal seperti ini sudah sering terjadi di masyarakat, mendidik anak dengan dengan manja sama halnya dengan melemahkan mental anak itu.

  1. Mementingkan Diri Sendiri

Memanjakan anak juga berarti mendidiknya untuk lebih mementingkan diri sendiri dari pada orang lain. Mengapa demikian ? karena ia selalu ingin diperhatikan, disayangi, dan keinginannya harus dipenuhi tanpa memandang kepentingan orangtua.

  1. Menumbuhkan Sifat Pemarah

Anak yang dimanja sejak kecil terbiasa dengan segala sesuatu yang disiapkan oleh orangtua, keinginan terpenuhi, malas melakukan aktivitas-aktivitas kecil di rumah, dan berbuat semaunya. Tentu ia akan lebih mudah marah jika ada kesalahan sepele orang tua yang tidak sesuai dengan keinginannya. Sifat pemarah seperi ini juga akan mempengaruhi dalam kehidupan di luar rumah, baik tetangga, teman, maupun guru.

  1. Sudah Dewasa Tetapi Pola Pikir Masih Seperti Anak-anak

Pendidikan yang diberikan orangtua kepada anak sangatlah mempengaruhi kehidupan anak sampai dewasa nanti karena memang dasar watak anak diasah sejak kecil. Anak yang memang dimanja sejak dini, jika ia sudah dewasa pola pikirnya pun tidak jauh berbeda dan masih kekanak-kanakan.

  1. Anak Bisa Saja Terlibat Kenakalan Remaja

Salah satu faktor penyebab kenakalan masa remaja adalah memanjakan anak secara berlebih, orangtua hanya memenuhi kebutuhan fisik anak tanpa memperhatikan kebutuhan moral. Jika di dalam rumah ia berbuat sesuai keinginan, maka di luar rumah pun juga demikian, ia melakukan hal yang menurutnya menyenangkan. Sering pulang malam-malam, pergaulan bebas, mabuk-mabukan, narkoba, dan lainnya adalah contoh kenakalan masa remaja akibat kurangnya pendidikan moral dari orangtua.

Itulah akibat bila terlalu memanjakan anak !!! terimaksih semoga bermanfaat .