1. Infeksi saluran napas bawah

Penyakit mematikan di dunia modern adalah sejumlah infeksi pernapasan bagian bawah. Infeksi saluran pernapasan bawah termasuk pneumonia dan bronkitis. Sulit untuk percaya, tetapi faktanya infeksi saluran pernapasan bawah jauh melebihi jumlah korban tewas di seluruh dunia dibanding AIDS dan malaria. Angka kematian : lebih dari 4 juta jiwa setiap tahun.

Pencegahan: pneumonia di cegah dengan mendapatkan berbagai Vaksin seperti vaksinflu(influenza), haemophilus influenza tipe b(Hib), campak , pneumococcal, dan cacar air(varicella).

  1. HIV / AIDS

Angka kejadian: sekitar 39,4 juta orang yang hidup dengan AIDS. HIV atau human immunodeficiency virus tidak lebih dari pengikisan terhadap sistem kekebalan tubuh seseorang, ketika pasien rentan terhadap infeksi lain. Adapun AIDS atau acquired immunodeficiency syndrome biasanya mengikutinya dalam waktu 8 sampai 15 tahun, kecuali pasien menerima pengobatan. Sering kali, pasien meninggal karena TB atau pneumonia setelah infeksi AIDS. Angka kematian : 3 juta jiwa per tahun.

Pencegahan: Saat ini vaksin HIV belum di temukan , sehingga pencegahan penularan  HIV hanya bisa di lakuakan melalui  pembatasan jumlah pasangan seksual sehingga dapat menghintikan penularan kepada putra atau putri anda. Selain itu juga tidak menggunakan jarum suntik secara bergantian .

  1. Malaria

Angka kejadian: 300-515.000.000 orang didiagnosis masuk dalam kasus ini setiap tahun, dan sebagian besar di antaranya berada di Afrika. Malaria ditularkan oleh hewan paling mematikan di dunia yang dikenal manusia: nyamuk anopheles betina. Bahkan, malaria tidak dapat dialihkan melalui kontak fisik, tetapi tetap saja menyumbang jutaan kematian di seluruh dunia setiap tahun. Statistik menunjukkan bahwa setiap 30 detik seorang anak meninggal akibat malaria di Afrika. Angka kematian : 1-5 juta jiwa setiap tahun.

Pencegahan : Belum ada vaksin yang evektif  untuk melawan malaria . pada Negara Negara endemic cara pencegahannya adalah dengan menjualkan nyamuk dari manusia dengan memakai obat  nyamuk atau jarring nyamuk. Perusahaan obat inggris ,GlaxoSmithKline(GSK) sedang mengembangkan sejak tahun lalu, vaksin malaria bernama RTS,S.

  1. Diare

Angka rata-rata infeksi: 4 miliar kasus didiagnosis setiap tahunnya. Diare pada anak sering disebabkan oleh rotavirus. Penyebab diare lainnya adalah kolera, disentri, dan sejumlah infeksi bakteri lainnya, seperti cacing mikroskopis. Diare mudah disembuhkan jika diobati secara dini. Kebanyakan kematian akibat diare, terutama pada anak-anak, berhubungan dengan dehidrasi. Angka kematian : sekitar 2,2 juta jiwa setiap tahun.

Pencegahan : Pencegahan penyakit ini bisa  di lakukakan vaksin , Vaksin oral SanChol dan Dukoral (digunakan untuk penyakit  kolera) dan RotaTeq dan Rotarix(di gunakan untuk rotavirus.


  1. Tuberkulosis

Angka kejadian: 2 miliar orang didiagnosis tuberkulosis (TB) setiap tahun. TB membunuh jutaan orang setiap tahun. Fakta: sepertiga dari populasi dunia terinfeksi. Meski demikian, bahkan dengan semua fakta ini, kasus TB baru masih menjadi diagnosis dari tahun ke tahun. Seolah-olah orang tidak benar-benar peduli lagi akan tertular penyakit. Gejala TB termasuk menggigil, demam, batuk kronis, lemah, dan penurunan berat badan. Hal ini sangat menular serta dapat menyebar melalui bersin dan batuk. TB tidak diragukan lagi merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia dalam hal tingkat kematian. Angka kematian : 2 juta jiwa setiap tahun.

Pencegahan :   Bacille Calmette-Guerin(BCG)adalah vaksin untuk uberklosis(TB) penyakit. Pemberian vaksin BCG kepada bayi dan anak anak kecil di tanah Air sangat di wajibkan. Selain itu pencegahan penularan bisa di lakukan  melalui Tuberculin Skin test (TST).

  1. Campak

Angka kejadian: lebih dari 30 juta orang, kebanyakan anak-anak, terinfeksi setiap tahun. Campak dapat dengan mudah disembuhkan, tetapi mematikan jika tidak ditangani. Penyakit ini terjadi terutama pada anak-anak, dan terutama di negara-negara berkembang seperti Afrika dan beberapa di Asia Tenggara. Akan tetapi, virus campak dapat menginfeksi bahkan terhadap orang dewasa. Campak dapat menyebabkan kerusakan otak, kebutaan, dan anak-anak rentan terhadap diare dan pneumonia. Angka kematian : 1.400 orang diperkirakan meninggal akibat campak setiap hari.

Pencegahan: DCD merekomendekasikan semua anak mendapatkan dua posisi vaksin MMR(measles,mumps,danrubella), di mulai dengan dosis pertama pada usia 12-15 bulan, dan posisi  kedua di biarkan pada usia 4 sampai 6 tahun.

Anak anak dapat menerima dosis  kedua sebelumnya selama itu setidaknya  4 sampai 6 tahun. Anak anak dapat menerima dosis sebelumya selama itu setidaknya 28 hari setelah dosis pertama.


7.   Batuk rejan

Angka kejadian: 20 sampai 40 juta kasus terdiagnosis setiap tahunnya. Batuk rejan, atau pertusis, adalah penyakit yang sangat mematikan. Hal ini sangat menular dan, sekali seseorang terinfeksi, maka penyakit ini dapat menyebabkan sejumlah penyakit pernapasan akut pada seseorang. Apa yang tampak seperti batuk biasa bisa membunuh Anda. Batuk rejan dapat diobati dengan antibiotik. Namun, vaksin masih menjadi cara untuk mendapat kekebalan yang optimal. Angka kematian : 200.000 sampai 300.000 jiwa setiap tahun.
pencegahan:  Batuk rejan dapat di obati melalui obat antibiotic. Namun, vaksin masih menjadi cara untuk mendapat kekebalan yang optimal . Vaksin untuk anak anak di sebut DTaP, dan penguat atau booster vaksin pertussis untuk  remaja dan orang dewasa  di sebut Tdap.


8.  Tetanus

Angka kejadian di dunia: 500.000 kasus didiagnosis setiap tahun. Secara level, tetanus mudah mengalahkan meningitis dan sifilis dengan tingkat infeksi yang tinggi dan korban meninggal. Anda lihat, clostridium tetani, spora tetanus bakteri yang hidup di tanah, dan sebagainya, ada di mana-mana. Sesuatu yang sederhana seperti luka kecil atau luka dapat menginfeksi Anda dengan penyakit beberapa hari setelah kontak dengan permukaan yang kotor. Negara-negara di Asia Tenggara dan Sahara, Afrika, masing-masing memiliki jumlah kematian 82.000 dan 84.000 jiwa setiap tahun, meskipun infeksi tetanus dapat ditemukan di seluruh dunia. Angka kematian: 214.000 orang setiap tahun.
Pencegahan: Vaksin tetanus  di rekomendasikan bukan hanya untuk anak, namun juga orang dewasa . Ada empat vaksin kombinasi yang di gunakan untuk mencegah  tetanus : DTap,Tdap,DT, dan Td. DTap dan DT yang di berikan kepada anak anak di bawah usia 7 tahun, dan dua vaksin lainya , Tdap dan Td diberikan kepada anak anak beusia di atas 7 tahun dan orang dewasa.


9.   Infeksi selaput otak (meningitis)

Meningitis dapat disebabkan bakteri. Penyakit mematikan ke-9 di dunia modern adalah meningitis umum. Jumlah rata-rata infeksi: lebih dari 1 juta orang setiap tahun. Meningitis merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia, tidak hanya dalam hal tingkat kematian, tetapi juga dalam kehidupan setelah pemulihan penuh juga. Infeksi yang fatal meliputi otak dan sumsum daerah tulang belakang. Bahkan, dengan diagnosis dini dan pengobatan yang dilakukan secara segera, 5 sampai 10 persen dari pasien yang mengalaminya tetap tidak tertolong. Sebanyak 10 sampai 20 persen pasien yang telah sembuh menderita gangguan pendengaran, kerusakan otak, atau ketidakmampuan belajar. Angka kematian : 174.000 jiwa setiap tahun.

Pencegahan : vaksin dapat melindungi dari bahaya meningitis . Ada dua jenis Vaksin yang melindungi manusia dari bahaya meningitis  yaitu vaksin meningokokus poli sakarida dan vaksin meningokokus conjugate.

  1. Difteri

Penyakit yang disebabkan oleh bakteri ini termasuk berbahaya dan dapat mengancam jiwa anak dalam cepat. Tanda dan gejala hanya diawali demam dan sakit tenggorokan serta timbulnya bercak putih di tenggorokan. Bila tidak diobati dengan cepat, maka hal ini dapat segera mengancam jiwa karena dapat membuntukan saluran pernapasan, jantung, sehingga dapat dengan cepat mengancam jiwa karena komplikasi tersebut.

Pencegahan: Anak anak yang harus mendapatkan vaksin Tdap(vaksin untuk penyakit tetanus , difteri, dan pertusis) sekali pada usia 11 atau 12 tahun . orang dewasa  membutuhkan vaksin Td(tetanus dan difteri) setiap 10 tahun sekali. Selain itu , CDC merekomendasikan anak anda mendapatkan 5 dosis DTap untuk perlindungan terbaik. Vaksin  ini di lakukan pada usia 2 bulan , 4 bulan, 6 bulan, 15-18 bulan, dan 4-6 tahun.

Diliat dari penjelasan penjelasan dari 10 penyakit berbhaya pada anak  di atas  dapat di simpulkan bahwa imunisasi secara lengkap pada anak sangat lah penting guna mencegah hal hal yang tidak di ingin kan . Semoga bermanfaat